REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Sebuah video dengan narasi mengenai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, mendadak viral di media sosial (medsos). Hal itu karena lokasi pembangunannya dianggap asal-asalan oleh warganet.
Dalam video yang viral, koperasi itu seolah tak ada akses karena dikelilingi semak belukar dan tanaman bambu. Belum lagi di belakangnya menjulang bukit karst (kapur) yang dipenuhi oleh formasi batuan purba yang tersebar secara artistik. Di musim kemarau, angin yang berembus menerbangkan butiran debu mikroskopis karena permukaannya yang kering serta dari aktivitas pengolahan kapur di sekelilingnya.
Republika mencoba menelusuri pada Senin (6/7/2026). Akhirnya ditemukan lokasi bangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih itu berada di Kampung Girimulya, RT 02, RW 09, Desa Gunung Masigit. Bangunan itu berada di kawasan wisata Stone Garden dan Indiana Camp di kaki Gunung Masigit.
Bangunan gudang Kopdes Merah Putih dengan ukuran 20x30 meter itu belum rampung seluruhnya. Progres pembangunan sisa 10 persen meliputi sentuhan akhir dengan pemasangan rolling door dan furnitur untuk memajang produk-produk yang akan dijual nantinya.
Koperasi itu sebetulnya berada di area parkiran objek wisata Indiana Camp dan Stone Garden. Berjarak sekitar 500 meter dari Jalan Raya Cianjur-Padalarang. Aksesnya memang agak menyulitkan karena berbatu, namun jarak dari pemukiman warga hanya sekitar 100 meter.
"Ini bukan di tengah hutan, deket perkampungan cuma lokasinya deket tempat wisata Stone Garden," kata Mimin (36 tahun), salah seorang warga.
Secara pribadi, Mimin mendukung keberadaan KopdesMerah Putih di wilayah tersebut. Pasalnya, ia meyakini, pembangunan gudang itu telah melalui pertimbangan dan musyawarah. "Kalau untuk tempat pribadi mah setuju aja, kan mungkin ini bukan pilihan satu dua orang juga. Mungkin ini hasil musyawarah," ujarnya.
Kepala Desa Gunungmasigit, Tarkopa menjelaskan, narasi lokasi Kopdes Merah Putih yang viral di medsos tak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Meski begitu, ia mengakui, bangunan itu berdiri di atas tanah carik desa dan berada di kawasan wisata.
"Bertolak belakang apa yang dikatakan bahwa Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Masigit di atas gunung, sebenarnya tidak. Tapi di bawah Gunung Masigit bahkan di lapang parkir Stone Garden. Dan juga pembangunan itu tidak mengganggu lapang parkir karena memang diatur lah jangan sampai posisinya ada di tengah-tengah," kata Tarkopa.

2 hours ago
3

















































