Tren Pusat Belanja Bergeser, Mal Kini Bidik Pengalaman dan Gaya Hidup Pengunjung

7 hours ago 11

REPUBLIKA.CO.ID, CIBUBUR -- Perubahan gaya hidup masyarakat urban mendorong transformasi pusat perbelanjaan dari sekadar tempat berbelanja menjadi ruang interaksi sosial, hiburan, dan aktivitas komunitas. Menjawab tren tersebut, PT Lippo Malls Indonesia (LMI) meresmikan transformasi Cibubur Junction menjadi Lippo Icon Cibubur pada Rabu (3/6/2026).

Transformasi ini menjadi bagian dari strategi LMI untuk menghadirkan destinasi yang lebih relevan dengan kebutuhan konsumen masa kini. Tidak hanya menawarkan aktivitas ritel, pusat perbelanjaan kini dituntut menghadirkan pengalaman yang lebih beragam, mulai dari kuliner, hiburan, hingga ruang berkumpul bagi komunitas.

Chief Marketing Officer Lippo Malls Indonesia, Santiwati Basuki, mengatakan perubahan tersebut sejalan dengan perkembangan ekspektasi masyarakat yang semakin mengutamakan pengalaman dalam beraktivitas di pusat perbelanjaan.

"Transformasi Cibubur Junction menjadi Lippo Icon Cibubur merupakan bagian dari upaya kami untuk terus menghadirkan destinasi yang lebih relevan dengan perkembangan gaya hidup dan ekspektasi konsumen saat ini. Kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar pusat perbelanjaan, tetapi sebuah ruang yang vibrant, stylish, dan engaging bagi masyarakat untuk berkumpul, berekspresi, membangun koneksi, dan menikmati pengalaman yang lebih dinamis, relevan, dan bermakna," ujar Santiwati.

Lippo Icon merupakan konsep portofolio baru yang dikembangkan LMI sebagai destinasi gaya hidup yang mengedepankan pengalaman pengunjung. Konsep ini melengkapi berbagai format pusat perbelanjaan yang sebelumnya telah hadir dalam portofolio perusahaan, seperti Lippo Mall, Lippo Plaza, MaxxBox, dan CityWalk.

Sebagai mal pertama yang mengadopsi identitas baru tersebut, Lippo Icon Cibubur hadir dengan keunggulan konektivitas karena terintegrasi dengan akses menuju jaringan transportasi publik LRT. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang beraktivitas di kawasan Cibubur dan Jakarta, termasuk para komuter yang membutuhkan ruang singgah sekaligus tempat beraktivitas.

Dalam proses transformasinya, LMI melakukan pembaruan menyeluruh pada area pusat perbelanjaan, mulai dari desain interior dan eksterior, pengembangan fasad bangunan, hingga peningkatan suasana area publik. Sejumlah fasilitas baru juga dihadirkan, seperti area atrium bergaya amphitheater dengan akses fleksibel, giant LED screen, serta elemen arsitektur yang lebih modern dan estetik.

Selain pembaruan fisik, penguatan konsep juga dilakukan melalui kurasi tenant yang lebih berorientasi pada gaya hidup. Kategori yang diperkuat meliputi premium food and beverage, hiburan keluarga, experiential retail, serta layanan kecantikan dan kesehatan.

Sejumlah tenant baru yang hadir antara lain Starbucks, Subway, Krispy Kreme, Blibli, The Palace, K3Mart, Playtopia, Tomorrow, Sociolla, Playworks, Maison Féerie, Huawei, Dairy Queen, dan GAGA. Kehadiran berbagai merek tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Lippo Icon Cibubur sebagai destinasi gaya hidup dan hiburan baru di kawasan timur Jakarta.

Menurut Santiwati, pusat perbelanjaan saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat dengan berbagai aktivitas sosial dan budaya.

Karena itu, selain menghadirkan tenant baru, Lippo Icon Cibubur juga akan mengembangkan berbagai program komunitas dan kegiatan budaya yang menyesuaikan karakter masyarakat urban.

Melalui transformasi tersebut, LMI berharap Lippo Icon Cibubur dapat menjadi salah satu ikon gaya hidup baru di kawasan Cibubur dan sekitarnya, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin mengutamakan kenyamanan, konektivitas, dan pengalaman dalam memilih destinasi aktivitas sehari-hari.

Read Entire Article
Politics | | | |