Swasembada Beras Terwujud, DPR Apresiasi Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan

3 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras mendapat apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI). Anggota Komisi IV dari Fraksi Gerindra, Endang S. Tohari, menilai capaian tersebut sebagai prestasi besar yang menunjukkan sektor pertanian nasional berada di jalur penguatan menuju ketahanan pangan berkelanjutan.

Endang mengatakan, keberhasilan swasembada beras dalam waktu relatif singkat melampaui proyeksi awal pemerintah yang sebelumnya diperkirakan membutuhkan waktu hingga empat tahun.

“Keberhasilan swasembada beras dalam waktu singkat ini menunjukkan sektor pertanian dikelola dengan perencanaan yang tepat, eksekusi cepat, dan pengawasan kuat,” kata Endang.

Menurut dia, capaian tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang konsisten mendorong peningkatan produksi padi melalui optimalisasi lahan, percepatan tanam, serta pemanfaatan teknologi pertanian termasuk program pompanisasi.

DPR RI juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan capaian tersebut melalui penguatan program produksi, dukungan pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor pertanian, perlindungan terhadap petani, serta upaya menarik minat petani milenial guna memastikan regenerasi dan modernisasi pertanian.

“Kami terus mengawal dan mendukung kebijakan pemerintah dalam membangun sektor pertanian nasional. Regenerasi petani dan modernisasi pertanian menjadi kunci menghadapi tantangan pangan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo menyatakan capaian swasembada beras merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor dalam memperkuat produksi pertanian nasional serta menjaga stabilitas pangan di tengah tekanan global.

“Kita buktikan bahwa sekarang kita sudah swasembada beras. Kita menuju swasembada pangan. Produksi beras kita tahun 2025 mencapai hampir 34,7 juta ton, naik 13 persen dibandingkan 2024. Cadangan beras di Bulog pada Juni 2025 mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah bangsa kita, dan hingga sekarang cadangan tersebut masih tinggi,” ujar Presiden.

Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama kedaulatan bangsa sekaligus penopang stabilitas ekonomi nasional, serta menjadi bukti kemampuan Indonesia menghadapi ketidakpastian global.

Dengan dukungan kebijakan nasional dan kerja sama lintas sektor, pemerintah optimistis ketahanan pangan akan terus diperkuat guna memastikan ketersediaan beras bagi seluruh rakyat Indonesia.

Read Entire Article
Politics | | | |