Sampaikan Selamat Harlah ke-100 NU, Dubes Turki: Teruslah Menginspirasi Indonesia

3 days ago 8

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duta Besar (Dubes) Turki untuk Indonesia, Prof Talip Kucukcan, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Nahdlatul Ulama (NU) yang dinilainya sebagai salah satu gerakan sosial-keagamaan paling berpengaruh, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. Hal ini disampaikan Kucukcan saat menghadiri Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 NU di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (31/1/2026).

“Saya berpartisipasi di perayaan dan seremoni ulang tahun ke-100 pembentukan Nahdlatul Ulama yang merupakan salah satu dari pergerakan sosial dan agama yang paling berpengaruh di Indonesia. ,” ujar Kucukcan.

Ia meyakini NU akan terus melanjutkan peran dan kerja-kerja strategisnya bagi rakyat Indonesia dan masyarakat global. Menurutnya, satu abad perjalanan NU telah menjadi sumber inspirasi besar bagi bangsa Indonesia.

“Hari ini kita merayakan pembentukan sebuah pergerakan yang telah menginspirasi rakyat Indonesia selama 100 tahun,” ucapnya.

Kucukcan menilai NU memiliki kontribusi historis yang sangat penting sejak masa awal pendiriannya, terutama dalam memperkuat rakyat Indonesia menghadapi kolonialisme, keterbatasan pendidikan, serta berbagai tantangan sosial lainnya.

“Apa yang kita lihat hari ini, jika ada Indonesia yang kuat, itu juga merupakan hasil dari tugas dan usaha NU yang mengembangkan umat beragama di bawah satu payung kebangsaan, memberi mereka tujuan yang jelas, dan memperkuat keinginan rakyat Indonesia,” katanya.

Ia pun memandang keberadaan NU sebagai pencapaian besar, baik bagi Indonesia sebagai sebuah negara maupun bagi dunia Islam. Ia menyoroti besarnya basis pengikut NU yang berasal dari latar belakang sosial dan politik yang beragam.

“Ini menunjukkan bagaimana Islam moderat dapat dipraktikkan di dunia hari ini terutama ketika ada islamofobia, ketika ada diskriminasi, ketika ada radikalisme,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kucukcan juga mengapresiasi peran NU dalam membangun sekolah dan berbagai institusi pendidikan yang mengajarkan Islam moderat dengan perspektif yang positif. Menurutnya, hal tersebut menjadi kontribusi nyata NU dalam membentuk wajah Islam yang damai dan inklusif.

“Itulah sebabnya saya sangat senang bisa belajar lebih banyak tentang visi dan kerja-kerja Nahdlatul Ulama. Saya juga merasa bahagia karena kini menjadi bagian dari keluarga besar ini,” ucapnya.

Read Entire Article
Politics | | | |