REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Asep Saepudin Jahar, mengingatkan pentingnya peran dosen dalam membentuk generasi muda yang mampu menjawab tantangan zaman.
Menurutnya, kualitas lulusan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh materi kuliah, tetapi terutama oleh karakter dan dedikasi pengajarnya.
Pesan itu disampaikan Prof Asep saat membuka pelatihan peningkatan kapasitas dosen di lingkungan UIN Jakarta, yang digelar sebagai bagian dari penguatan mutu pembelajaran kampus.
“Ayo cintai UIN dengan mencintai proses mengajar sampai pensiun. Dosen yang mencintai proses mengajar akan melahirkan mahasiswa yang haus kebenaran,” ujar Prof Asep dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (28/5/2026).
Ia menilai dunia pendidikan tinggi saat ini menghadapi tantangan besar akibat perubahan sosial, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja yang terus bergerak cepat.
Karena itu, kampus dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, kreatif, dan memiliki karakter kuat.
Dalam pandangannya, keberhasilan pendidikan tidak hanya terletak pada isi materi kuliah, melainkan bagaimana seorang dosen mampu menginspirasi dan membangun cara berpikir mahasiswa.
“Cara mengajar lebih penting daripada materi yang diajarkan, dan pengajar lebih penting dari cara mengajar,” tegasnya.
Prof Asep juga menyoroti sistem evaluasi pembelajaran di perguruan tinggi yang dinilai masih terlalu berfokus pada aspek kognitif semata.
Ia mendorong adanya perubahan pola asesmen agar pendidikan mampu mengembangkan seluruh potensi mahasiswa secara utuh.
“Perlu ada perubahan asesmen pembelajaran yang mengakomodasi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pendidikan tidak cukup hanya mengukur nilai ujian,” katanya.
Menurutnya, mahasiswa masa kini harus dipersiapkan menjadi lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki etika, kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, dan sensitivitas sosial.
Karena itu, peningkatan kapasitas dosen dinilai menjadi langkah strategis agar pembelajaran di kampus semakin relevan dengan kebutuhan zaman dan lebih berpusat pada mahasiswa.
“Dosen hebat melahirkan lulusan yang mempunyai kemampuan menjawab tantangan zaman,” ujar Prof Asep.
Melalui pelatihan tersebut, UIN Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing global, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan.

6 hours ago
15

















































