Pelajar yang mengalami gejala keracunan makanan berbaring usai mendapatkan penanganan medis di RSUD Ahmad Ripin, Sengeti, Muaro Jambi, Jambi, Jumat (30/1/2026) malam. Sedikitnya 110 pelajar tingkat kanak-kanak hingga menengah atas di Kecamatan Sekernan, Muaro Jambi itu mengalami gejala keracunan makanan yang diduga akibat makan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah mereka. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
Suasana ruang IGD RSUD Ahmad Ripin saat tenaga kesehatan menerima keterangan dari keluarga sejumlah pelajar yang mengalami gejala keracunan makanan di Sengeti, Muaro Jambi, Jambi, Jumat (30/1/2026) malam. Sedikitnya 110 pelajar tingkat kanak-kanak hingga menengah atas di Kecamatan Sekernan, Muaro Jambi itu mengalami gejala keracunan makanan yang diduga akibat makan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah mereka. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
Pelajar yang mengalami gejala keracunan makanan berbaring usai mendapatkan penanganan medis di RSUD Ahmad Ripin, Sengeti, Muaro Jambi, Jambi, Jumat (30/1/2026) malam. Sedikitnya 110 pelajar tingkat kanak-kanak hingga menengah atas di Kecamatan Sekernan, Muaro Jambi itu mengalami gejala keracunan makanan yang diduga akibat makan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah mereka. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
REPUBLIKA.CO.ID, MUARO JAMBI -- Pelajar yang mengalami gejala keracunan makanan berbaring usai mendapatkan penanganan medis di RSUD Ahmad Ripin, Sengeti, Muaro Jambi, Jambi, Jumat (30/1/2026) malam.
Sedikitnya 110 pelajar tingkat kanak-kanak hingga menengah atas di Kecamatan Sekernan, Muaro Jambi itu mengalami gejala keracunan makanan yang diduga akibat makan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah mereka.
sumber : Antara Foto

3 days ago
10















































