Protes Warga Randublatung Blora Jateng, Rajin Bayar Pajak, Tapi Jalan Tetap Rusak

4 hours ago 9

Warga Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), kembali menggelar aksi penanaman pohon pisang di Jalan Randublatung-Cepu, Kamis (4/6/2026). Aksi itu sebagai bentuk kritik atas rusaknya ruas jalan di sana sekaligus protes terhadap Gubernur Jateng Ahmad Luthfi yang dianggap menyepelekan kondisi tersebut

REPUBLIKA.CO.ID, BLORA -- Warga Kelurahan Randublatung sekaligus perwakilan kelompok Front Blora Selatan, Exi Wijaya (45 tahun), mengaku sangat menyayangkan kerusakan Jalan Randublatung-Cepu tak kunjung dibenahi. Padahal, selain pajak, Exi menyebut wilayahnya turut menyumbang pendapatan lain bagi pemerintah, terutama dari hasil eksplorasi dan ekstraksi migas.

"Kita punya gas, kita punya aset. Perusahaan negara itu mengebor tanah kami, mengambil sumber daya alam kami, tapi mereka tidak menghormati hak-hak masyarakat yang ada di atasnya," kata Exi ketika diwawancara, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, warga di wilayahnya layak memperoleh imbalan dari pemerintah, salah satu infrastruktur yang layak. Apalagi ada kendaraan alat berat pengeboran yang melintas dengan kapasitas puluhan ton sehingga membuat jalan rusak.  

Dengan kondisi Jalan Randublatung-Cepu yang saat ini kondisinya rusak cukup parah, Exi merasa masyarakat hanya menjadi "penonton" dan tak menikmati hasil dari eksplorasi migas di wilayah tersebut.

Sentimen warga pun terpantik ketika Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menyiratkan bahwa Jalan Randublatung-Cepu tak memiliki nilai ekonomi.

"Pernyataan Ahmad Luthfi itu pemantik kemarahan masyarakat Blora yang menganggap bahwa jalan itu tidak penting. Pernyataan dia itu ngawur," ujar Exi.

Dia menekankan bahwa Jalan Randublatung-Cepu juga merupakan akses strategis. Banyak kendaraan, termasuk truk barang dan logistik, yang bergerak dari Surabaya, Jawa Timur, melintasi jalan tersebut.

"Dari Surabaya itu mereka tidak lewat Blora. Karena kalau lewat Blora, Purwodadi, lewat Wirosari, itu jauh lebih panjang. Tapi kalau lewat Cepu, Randublatung, Doplang, Sulur, Wirosari, itu jalurnya lebih pendek. Jadi masih banyak sekali sopir-sopir truk-truk besar tronton itu lebih sering menggunakan akses jalur Cepu-Randublatung kalau mau ke Semarang," ucap Exi.

Read Entire Article
Politics | | | |