Polres Batang: Pers Berperan Penting sebagai Penjernih Informasi di Era IT

3 hours ago 5

Polres Batang: Pers adalah sarana penjernih di era IT.

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG, – Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah menegaskan pentingnya peran pers sebagai penjernih di tengah derasnya arus informasi di era kemajuan teknologi informasi. Kapolres Batang, AKBP Veronika, pada Rabu menyatakan bahwa kehadiran pers sangat vital untuk memfilter informasi yang beredar luas, terutama di media sosial.

"Saat ini, setiap orang bisa menjadi sumber informasi, namun tidak semua informasi adalah kebenaran. Di sinilah peran vital pers menjadi filter dan penjernih," ujar Veronika.

Veronika menambahkan bahwa ketika informasi tidak benar atau hoaks menyebar dengan cepat, masyarakat membutuhkan pers yang bekerja berdasarkan kode etik untuk memverifikasi fakta. Hal ini penting untuk mencegah simpang siur informasi yang dapat berujung pada konflik sosial.

Benteng pertahanan melawan hoaks dianggap sebagai ancaman nyata bagi stabilitas keamanan. "Kami mengapresiasi peran pers yang aktif melakukan fact-checking. Pers bukan sekadar melaporkan peristiwa tetapi juga harus mampu mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah bangsa," kata Veronika.

Dalam kesempatan tersebut, Veronika didampingi oleh Pelaksana Tugas Kepala Seksi Humas Polres Batang, Ipda Maulidya Nur Maharanti. Mereka menekankan bahwa pers sebagai pilar edukasi publik di tengah kemajuan IT harus dibarengi dengan literasi digital yang baik. "Pers memiliki tanggung jawab moral untuk menyajikan konten yang mendidik, bukan sekadar mengejar clickbait. Berita yang sehat akan menciptakan masyarakat yang cerdas, yang merupakan kunci utama situasi kamtibmas yang kondusif," jelasnya.

Veronika juga menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan pers adalah kunci, seperti dua sisi mata uang. "Kami menjaga keamanan secara fisik dan hukum, sementara rekan-rekan pers menjaga keamanan ruang siber melalui informasi yang akurat dan bertanggung jawab," pungkasnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |