Pemprov Kalbar Resmikan Ruang Digital Percepat Transformasi Pendidikan Kubu Raya

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat resmi memperkuat basis digitalisasi pendidikan dengan meresmikan Ruang Digital Bersama di SMP Negeri 5 Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Fasilitas ini merupakan buah sinergi strategis antara Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero melalui Yayasan Aksi Buah Tangan, serta dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Kehadiran ruang kelas modern ini menjadi langkah nyata dalam mempercepat transformasi pembelajaran berbasis teknologi di wilayah tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri, menegaskan bahwa digitalisasi pendidikan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan dasar di era modern.

Selama ini, platform pembelajaran digital yang disiapkan kementerian sering kali terkendala oleh keterbatasan perangkat di lapangan. Oleh karena itu, penyediaan fasilitas ini hadir sebagai jawaban konkret untuk memastikan siswa dan guru dapat mengakses materi pembelajaran secara daring dengan lebih optimal.

Secara teknis, Ruang Digital Bersama ini telah dilengkapi dengan 25 unit laptop dan perangkat Interactive Flat Panel (IFP), serta didukung oleh jaringan internet stabil dari pemerintah provinsi. Kelengkapan sarana ini memungkinkan siswa untuk belajar lebih fokus tanpa harus terbebani banyak buku cetak.

Selain itu, teknologi ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, baik lintas sekolah maupun lintas kabupaten, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih fleksibel dan inklusif bagi seluruh peserta didik.

Manfaat fasilitas ini diproyeksikan tidak hanya dinikmati oleh satu sekolah, melainkan dirancang sebagai pusat pembelajaran bersama bagi tujuh hingga delapan sekolah di sekitarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Sy. Muhammad Firdaus, menyatakan komitmennya untuk terus mendorong digitalisasi ini agar tidak berhenti di satu titik saja. Ia berharap model pembelajaran serupa dapat diperluas ke berbagai sekolah menengah pertama lainnya di wilayah Kubu Raya guna memeratakan kualitas pendidikan.

Pihak PT SMI (Persero) melalui perwakilannya, Leonardus Y.A., menjelaskan bahwa bantuan ini diberikan berdasarkan asesmen mendalam terhadap hambatan sarana digital yang dihadapi sekolah-sekolah di Kalimantan.

SMP Negeri 5 Sungai Ambawang sendiri terpilih sebagai lokasi kedua di Pulau Kalimantan setelah program serupa sukses dijalankan di Kutai Barat, Kalimantan Timur. Perusahaan berharap perangkat interaktif ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di masa depan.

Kepala SMP Negeri 5 Sungai Ambawang, Winarti, menyambut baik bantuan yang melengkapi revitalisasi sarana pendidikan di sekolahnya tersebut. Baginya, fasilitas langka ini merupakan motivasi besar bagi seluruh tenaga pengajar dan siswa untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Ruang digital bersama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas nilai akademik, tetapi juga menjadi percontohan bagi sekolah lain dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum sehari-hari.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |