Rudal canggih terbaru Iran, Qasim Bashir yang digadang-gadang mampu menembus pertahanan udara Israel.
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON— Situs web Amerika Serikat Axios menyebutkan alasan-alasan yang mendorong pecahnya perang antara Iran dan Amerika Serikat seiring upaya Presiden Amerika Serikat Donald Trump sejak kembali ke Gedung Putih untuk menandatangani perjanjian nuklir dengan Iran.
Alasan-alasan yang membuat opsi perang antara Amerika Serikat dan Iran mungkin terjadi dan berikut ini enam indikator penjelasannya, dikutip Aljazeera, Jumat (20/2/2026).
1. Konflik nuklir
Amerika Serikat dan Iran sedang melakukan pembicaraan yang terputus-putus mengenai penandatanganan perjanjian nuklir, dan Washington bersikeras untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.
Sejak kembali ke Gedung Putih awal tahun lalu, Trump berulang kali menyatakan keinginannya untuk mencapai kesepakatan nuklir baru dengan Teheran, dan kadang-kadang mengisyaratkan niatnya untuk mengubah rezim di Iran. Axios berpendapat bahwa setiap operasi militer AS yang baru mungkin akan melampaui target nuklir.
2. Pembunuhan para demonstran
Trump hampir saja melancarkan serangan militer ke Iran pada awal Januari lalu setelah ribuan demonstran yang memprotes memburuknya kondisi ekonomi tewas, dan beberapa di antaranya menuntut perubahan rezim.
Menurut Axios dan media Amerika lainnya, Trump membatalkan opsi militer karena negaranya tidak memiliki kemampuan militer yang cukup untuk menyerang Iran dan menangani dampaknya di kawasan tersebut, berbeda dengan situasi pada Juni lalu ketika Amerika Serikat mendukung perang yang dilancarkan Israel terhadap Iran.
Namun, Amerika Serikat saat ini telah memperkuat kapasitas militernya di kawasan tersebut seiring dengan dimulainya kembali pembicaraan nuklir dengan Iran.
3. Dua kapal induk
Seiring dengan ancaman berulang terhadap rezim Iran, Presiden Trump memerintahkan pengiriman dua kapal induk ke kawasan tersebut, yang menimbulkan spekulasi global bahwa dia akan menyerang Iran jika tidak ada kesepakatan cepat antara kedua belah pihak.

2 hours ago
3















































