Cara Mengatur THR Lebaran, Apakah Bisa Buat Bayar Utang?

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setiap memasuki bulan Ramadhan, Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan hal yang paling dinantikan. Namun bagi sebagian orang, THR bukan sekadar kesempatan untuk membeli kebutuhan Lebaran atau berlibur, melainkan juga alat untuk mengatur ulang kondisi finansial mereka.

Pertanyaannya, apakah THR bisa digunakan untuk membayar utang? Jawabannya tidak semudah ya atau tidak. Ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan agar THR Anda memberikan manfaat maksimal tanpa menambah beban di masa depan.

Evaluasi Prioritas Keuangan

Sebelum menggunakan THR untuk membayar utang, langkah pertama adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prioritas keuangan. Mulailah dengan membuat daftar pengeluaran wajib seperti tagihan listrik, cicilan rumah, hingga kebutuhan pokok keluarga khusus saat Lebaran. Jika ternyata ada utang dengan bunga tinggi, seperti kartu kredit, maka prioritas pembayaran harus diberikan pada jenis utang tersebut.

Selain itu, penting untuk membedakan antara utang produktif dan konsumtif. Utang produktif, seperti pinjaman modal usaha, cenderung memberikan nilai tambah jangka panjang. Sebaliknya, utang konsumtif seperti cicilan barang elektronik sering kali hanya memberikan kepuasan sesaat. Dengan memahami perbedaan ini, Anda dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam mengalokasikan THR.

Hindari Penggunaan Cicilan untuk Membayar Utang

Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan adalah menggunakan cicilan dan pinjaman baru untuk melunasi utang lama. Hal ini justru dapat menciptakan utang yang makin bertambah. Misalnya, jika Anda memiliki utang kartu kredit Rp 10 juta, sebaiknya hindari mengambil pinjaman lain untuk melunasinya. Cara yang lebih aman adalah menjual aset yang dimiliki, seperti perhiasan atau barang elektronik, untuk melunasi utang secara langsung.

Namun, jika opsi cicilan tetap menjadi pilihan, pastikan Anda memilih platform dengan bunga rendah. Salah satu contohnya adalah Kredivo yang menawarkan cicilan bunga rendah mulai dari 1,99 persen per bulan. Bagi member Premium, limit kredit hingga Rp 50 juta dapat digunakan untuk kebutuhan mendesak. Meski demikian, gunakan fasilitas ini hanya jika Anda yakin mampu membayar tepat waktu tanpa menambah beban finansial.

Manfaatkan PayLater Secara Bijak

PayLater telah menjadi tren di kalangan generasi muda karena kemudahannya dibandingkan kartu kredit. Namun, penggunaan PayLater harus dilakukan dengan hati-hati. Fitur ini biasanya tidak membebankan biaya tambahan jika pelunasan dilakukan dalam waktu 30 hari sejak pembelian. Oleh karena itu, pastikan Anda memanfaatkannya hanya untuk kebutuhan mendesak dan bukan untuk gaya hidup.

Untuk menghindari risiko terjebak utang, batasi penggunaan PayLater hingga maksimal 20 persen dari penghasilan bulanan Anda. Selain itu, prioritaskan penggunaan PayLater untuk transaksi yang memberikan nilai tambah, seperti pembelian alat kerja atau pendidikan. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar bermanfaat. 

Bangun Dana Darurat Setelah Lunasi Utang

Setelah berhasil melunasi utang menggunakan THR, langkah selanjutnya adalah membangun dana darurat. Idealnya, dana darurat harus mencakup 3-6 bulan pengeluaran rutin Anda. Dana ini akan menjadi penyelamat saat menghadapi situasi tak terduga, seperti pemutusan hubungan kerja atau kebutuhan medis mendadak.

Untuk memulai, alokasikan sebagian THR sebagai modal awal dana darurat. Misalnya, jika THR Anda sebesar Rp 10 juta, sisihkan minimal Rp 2-3 juta untuk tujuan ini. Pastikan dana tersebut disimpan di instrumen yang likuid, seperti tabungan atau reksa dana pasar uang, sehingga mudah diakses saat dibutuhkan.

Investasi untuk Masa Depan

Jika semua utang telah lunas dan dana darurat sudah terbentuk, pertimbangkan untuk menginvestasikan sisa THR Anda. Pilihan investasi seperti reksa dana, saham, atau emas dapat memberikan imbal hasil jangka panjang yang signifikan. Namun, pastikan Anda memahami profil risiko masing-masing instrumen sebelum memulai.

Investasi tidak hanya tentang mencari keuntungan, tetapi juga tentang melindungi nilai uang dari inflasi. Dengan memulai investasi sedini mungkin, Anda dapat mempersiapkan diri menghadapi masa pensiun dengan lebih tenang. Ingatlah, kunci sukses dalam investasi adalah konsistensi dan disiplin.

Dengan perencanaan yang matang, THR Lebaran dapat menjadi alat yang efektif untuk mengatur ulang kondisi finansial Anda. Fokuslah pada prioritas utama, hindari godaan utang baru, dan bangun fondasi keuangan yang kokoh untuk masa depan.

Read Entire Article
Politics | | | |