Merayakan Kebersamaan Lewat ‘Soul of Ramadan’ yang Hangat dan Berlimpah

2 hours ago 3

Suasana buka puasa di Grand Mercure dan Ibis Yogyakarta Adisucipto, Yogyakarta, Jumat (20/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Ramadhan selalu menghadirkan momen kebersamaan yang hangat. Tahun ini, Grand Mercure dan Ibis Yogyakarta Adisucipto menghadirkan pengalaman berbuka yang dikemas lebih istimewa melalui program bertajuk Soul of Ramadan yang mengusung tema 'Savoring Original Unique Lavishness of Ramadan'.

Berlokasi di Purple Restaurant, program ini menghadirkan sajian berbuka dengan pilihan menu yang beragam dan melimpah. Konsep yang diangkat adalah pengalaman menikmati Ramadhan secara lebih berkesan, karena tidak hanya sekadar berbuka, tetapi juga merayakan cita rasa dalam suasana yang nyaman dan elegan.

Aneka takjil tradisional menjadi pembuka, mulai dari kurma, cenil, klepon, lopis, hingga beragam kolak seperti kolak pisang dan biji salak. Hidangan khas Ramadhan ini berpadu dengan pilihan stall yang variatif, seperti martabak, mi ayam dan bakso, sushi, dimsum, hingga nasi goreng kambing.

Pengalaman bersantap semakin lengkap dengan kehadiran Middle East Corner yang menyajikan hidangan seperti chicken biryani, falafel, hingga lamb curry. Sementara itu, area dessert menghadirkan pilihan puding, jajanan manis, buah segar, serta chocolate fountain yang menambah kesan istimewa saat berbuka.

Dengan harga Rp 145.000++ per orang, paket berbuka ini tersedia mulai pukul 17.30 WIB selama Ramadhan. Variasi menu yang berbeda di setiap periode turut memberikan pengalaman yang tidak monoton bagi tamu yang ingin kembali menikmati suasana.

Program ini juga menjadi momen silaturahim dalam balutan suasana santai dan akrab. Melalui Soul of Ramadan, manajemen berharap dapat menghadirkan pengalaman berbuka yang tidak hanya memanjakan selera, tetapi juga mempererat kebersamaan di bulan suci.

Dengan ragam pilihan menu serta atmosfer restoran yang nyaman, program ini menjadi salah satu alternatif destinasi berbuka puasa bersama keluarga, sahabat, maupun kolega di Yogyakarta.

Read Entire Article
Politics | | | |