Menkop UMKM Dorong Penindakan Impor Ilegal Demi Selamatkan UMKM

3 hours ago 5

Pengunjung memilih pakaian dalam bazar fashion Love Second Change di Chillax Sudirman, Jakarta, Senin (17/3/2025). Bazar Fashion Love Second Change ini tidak hanya menawarkan produk fashion preloved dan brand lokal, namun juga juga mengajak pengunjung untuk berdonasi. Selain itu event ini berbeda dengan bazar lainnya karena didukung oleh 15 figur publik antara lain Rizky Febian, Mahalini, Atta Halilintar, Aurel Hermansyah, Vidi Aldiano, Syifa Hadju, Jeje, Syahnaz, Azizah Salsha, dan lainnya. Love Second Chance juga menjadi wadah pemberdayaan UMKM dengan membuka peluang bagi brand lokal yang memiliki potensi besar dalam industri kreatif. Selain eksposur luas, mereka mendapatkan kesempatan networking dengan influencer dan memperluas pasar. Acara ini berlangsung hingga 23 Maret 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengungkapkan penahanan pemilik PT Blueray Cargo (BR), John Field, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap dalam impor barang KW (tiruan) ilegal menjadi momentum untuk melindungi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

“Perlu diketahui, saya berharap momentum ini bisa dijadikan sebagai momentum keseriusan kita semua untuk berpihak, melindungi, serta mendorong peningkatan daya saing UMKM di seluruh Indonesia,” ujar Maman di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Menurut dia, hal tersebut merupakan aspirasi para pelaku UMKM di seluruh Indonesia yang telah berada pada titik keresahan akibat maraknya barang-barang impor ilegal.

Maman mengapresiasi langkah aparat penegak hukum, khususnya KPK. Ia berharap aparat penegak hukum dapat terus konsisten melakukan penindakan serta menegakkan hukum dan memproses perkara secara adil sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Ia menjelaskan bahwa dukungan berbagai pihak, seperti organisasi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Kementerian UMKM, hingga perbankan dalam pembiayaan usaha mikro dan kecil, akan menjadi sia-sia apabila produk UMKM sulit dijual di pasar.

“Karena market kotor dan becek. Kenapa kotor dan becek? Dipenuhi barang-barang ilegal, barang impor dari China dengan harga yang sangat murah. Akhirnya UMKM kita mati,” kata Maman.

sumber : ANTARA

Read Entire Article
Politics | | | |