REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kabar positif datang dari Jorge Martin. Pembalap Aprilia Racing itu dipastikan bakal terbang ke Buriram, Thailand, untuk mengikuti sesi tes MotoGP pekan depan setelah dinyatakan pulih dari cedera.
Martinator baru saja menjalani operasi tangan kiri dan sebelumnya juga menjalani tindakan medis pada tulang selangka kanannya. Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Ruber Internacional, hasilnya dinyatakan memuaskan.
“Hari ini Jorge Martin telah selesai menjalani sesi pengecekan pasca operasi tangan kiri dan tulang selangka kanan di rumah sakit Ruber Internacional. Pemeriksaan medis positif dan karena itu dia akan pergi ke Buriram, Thailand, minggu depan untuk mengambil bagian dalam Tes Buriram,” tulis Aprilia Racing dalam keterangan resmi dikutip dari MotoGP, Kamis (12/2/2026).
Meski begitu, Martin masih harus melewati evaluasi medis dari tim dokter FIM untuk mendapatkan izin resmi turun di lintasan.
Musim 2025 memang bukan tahun yang ramah buat juara dunia 2024 itu. Cedera datang silih berganti dan membuatnya lebih banyak berkutat dengan proses pemulihan dibanding bertarung di trek. Kini, memasuki musim keduanya bersama Aprilia, fokus Martin cuma satu, yakni balik dalam kondisi 100 persen dan siap tempur sejak seri awal.
Tes di Buriram bakal jadi momen penting sebelum MotoGP 2026 resmi dimulai, termasuk GP Thailand yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Februari–1 Maret.
Grafik Honda mulai naik
Di sisi lain, kabar perkembangan juga datang dari kubu Honda. Luca Marini menyebut tim pabrikan Jepang itu mengalami peningkatan cukup signifikan dalam tes pramusim, meski belum sepenuhnya sesuai target.
“Saya kira hasil (sesi tes pramusim) sangat positif. Tentu saja itu tidak pernah cukup, karena semua orang meningkat, bukan hanya kami,” ujar Marini dikutip dari Motorsports.
Menurut pembalap bernomor 10 tersebut, motor RC213V menunjukkan progres terutama dalam hal pengereman dan akselerasi saat masuk tikungan. Namun, ia mengakui masih ada gap yang harus dikejar.
“Dibandingkan dengan balapan akhir pekan tahun lalu, banyak hal yang sudah meningkat, misalnya pengereman dan masuk tikungan, tetapi masih perlu sedikit lagi. Kami belum mencapai tujuan yang diinginkan, tetapi harus dilakukan selangkah demi selangkah,” katanya.
Dalam tes pramusim di Sepang akhir pekan lalu, Honda sempat terlihat merepotkan Ducati. Namun, sejumlah masalah teknis membuat mereka kembali tercecer ke barisan tengah.
Marini memilih realistis. Ia menilai semua tim juga berkembang, jadi Honda harus terus bekerja keras sebelum seri pembuka di Buriram.
“Kami tunggu saja balapan pertama dan kami akan tahu seberapa besar perbedaannya. Pasti masih ada sedikit kesenjangan, tapi kita tahu apa yang harus kita kerjakan. Semuanya jelas, hanya perlu sedikit waktu,” ujarnya.
Dengan waktu yang tersisa sebelum GP Thailand, Honda masih punya ruang untuk menyempurnakan motor.
sumber : Antara

1 hour ago
3











































