Bukan Hanya Modal, UMKM Perlu Pendampingan agar Naik Kelas

1 hour ago 3

Bisnis UMKM (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Permodalan kerap disebut sebagai masalah utama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, di lapangan, persoalan yang dihadapi pelaku usaha tidak berhenti pada akses dana. Banyak UMKM masih lemah dalam manajemen usaha dan pemasaran digital.

Hal itu tergambar dari pengalaman Muhammad Abdurrahman Azzam, mahasiswa IPB University sekaligus penerima Beasiswa Bakti BCA 2025. Melalui program tersebut, ia mendampingi salah satu UMKM kuliner di Bogor bukan dengan suntikan modal, melainkan melalui penguatan kapasitas usaha.

Azzam membantu dari sisi manajemen organisasi, desain grafis, hingga pengelolaan konten media sosial. Ia menerapkan materi pelatihan yang diterimanya selama menjadi Bakti Champions, mulai dari manajemen keuangan hingga project management.

“Dalam menjalankan program mendampingi salah satu UMKM di Bogor, saya menggunakan tools tersebut agar programnya bisa berkelanjutan. Sampai saat ini, tools yang kami berikan masih terpakai. Terbukti, bukan hanya Bakti Champions yang mendapatkan manfaat, melainkan juga masyarakat yang berkolaborasi dengan Bakti Champions,” kata Azzam dalam keterangan tertulis, Kamis (12/2/2026).

Ia menilai, pendampingan yang tepat membuat usaha lebih tertata dan berpeluang berkembang. Digitalisasi sederhana seperti desain kemasan dan promosi melalui media sosial juga membantu memperluas pasar.

Program Beasiswa Bakti BCA diikuti 700 mahasiswa pada 2025. Selain bantuan dana pendidikan, peserta mendapat pelatihan kepemimpinan, pengenalan dunia profesional, serta program kontribusi sosial langsung kepada masyarakat.

EVP Corporate Communications & Social Responsibility PT Bank Central Asia Tbk Hera F Haryn mengatakan, program ini bertujuan membekali mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.

“Melalui program ini, kami ingin menciptakan dampak berkelanjutan bagi pendidikan dan mencetak talenta muda berkualitas sebagai pemegang tonggak masa depan bangsa,” kata Hera.

Kisah Azzam menunjukkan penguatan UMKM tidak cukup hanya dengan tambahan modal. Pendampingan manajemen dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci agar usaha kecil dapat bertahan dan naik kelas.

Read Entire Article
Politics | | | |