REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Andika Surya Gumilar meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Ia menilai, lonjakan harga kebutuhan pokok yang hampir selalu terjadi setiap tahun tidak boleh kembali terulang karena dapat menekan daya beli masyarakat.
Menurut Andika, Ramadhan semestinya menjadi masa yang penuh ketenangan dan kebersamaan, bukan justru diwarnai kekhawatiran akibat mahalnya bahan pangan. Karena itu, ia mendorong Pemprov Jabar untuk mengambil langkah antisipatif lebih awal, termasuk memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi.
“Menjelang Ramadhan, isu harga pangan selalu sensitif. Pemerintah daerah harus hadir secara nyata untuk menjamin kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau,” ujar Andika, Kamis (5/2/2026).
Ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam upaya pengendalian harga. Mulai dari perangkat daerah terkait, BUMD pangan, hingga pemerintah kabupaten dan kota perlu bergerak agar pasokan tetap aman dan jalur distribusi tidak tersendat.
Selain itu, Andika mendorong pelaksanaan operasi pasar secara optimal, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami kenaikan harga signifikan. Tak kalah penting, pengawasan terhadap praktik penimbunan dan permainan harga harus diperketat.
Andika menegaskan, momentum Ramadhan tidak boleh dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk meraup keuntungan berlebihan dengan mengorbankan kepentingan masyarakat.
“Stabilitas harga pangan bukan sekadar persoalan ekonomi, juga menyangkut keadilan sosial. Pemerintah memiliki tanggung jawab melindungi daya beli rakyat,” tegasnya.
Andika menambahkan, DPRD Jawa Barat akan terus melakukan pengawasan terhadap kesiapan Pemprov Jabar dalam menyambut Ramadhan, khususnya di sektor pangan dan kebutuhan pokok lainnya. Ia berharap kebijakan yang ditempuh benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dengan perencanaan yang matang dan langkah pengendalian yang konsisten, Andika optimistis harga pangan di Jawa Barat dapat tetap terkendali sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

2 hours ago
3













































