REPUBLIKA.CO.ID, BANTEN - PT Indonesia Weda Bay Nickel (IWIP) meraih Penghargaan Golden Leader JMSI Awards. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kepemimpinan serta komitmen berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal di Provinsi Maluku Utara sebagai fondasi utama pembangunan industri.
IWIP dinilai sebagai Golden Leader pembangunan SDM atas keberhasilannya melatih lebih dari 65 ribu tenaga kerja dari kategori non-skilled menjadi skilled workers. Capaian ini menjadi basis utama penyerapan tenaga kerja industri sekaligus berperan sebagai penggerak ekonomi di Maluku Utara.
Penghargaan tersebut diserahkan pada Malam Penganugerahan Golden Leader JMSI Awards yang diselenggarakan oleh Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Penghargaan diterima oleh Roslina Sangaji, General Manager Human Resources IWIP, didampingi Fadlan Muzakki, Manager Komunikasi IWIP.
Roslina Sangaji menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi motivasi bagi IWIP untuk terus meningkatkan investasi pada pengembangan manusia.
“Pengembangan SDM adalah fondasi penting bagi keberlanjutan industri. IWIP berkomitmen menyiapkan tenaga kerja lokal agar memiliki kompetensi, daya saing, dan kesiapan kerja yang berkelanjutan,” ujarnya.
Roslina mengatakan IWIP konsisten menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai prioritas strategis perusahaan. Hal ini tercermin dari pelaksanaan program pelatihan kerja berskala besar, terstruktur, dan inklusif. Berdasarkan data Human Resources Department (HRD) IWIP per Januari 2026, program pelatihan IWIP telah menjangkau 65.254 peserta, yang sebagian besar berasal dari Maluku Utara dan wilayah sekitar kawasan industri.
Program pelatihan tersebut mencakup berbagai kompetensi teknis industri, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta peningkatan keterampilan operasional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui pendekatan ini, IWIP tidak hanya menyiapkan tenaga kerja, tetapi juga membangun tenaga kerja siap pakai (job-ready workforce) yang mampu langsung beradaptasi dengan kebutuhan industri.
Dalam konteks penyerapan tenaga kerja, lulusan program pelatihan menjadi basis utama pemenuhan kebutuhan tenaga kerja di lingkungan IWIP dan tenant, sekaligus meningkatkan daya saing masyarakat lokal untuk terserap di sektor industri maupun sektor pendukung lainnya. Model ini memperkuat keterkaitan langsung antara pelatihan, kesiapan kerja, dan kesempatan kerja bagi masyarakat Maluku Utara.
Selain aspek kuantitas, pengelolaan SDM IWIP juga menekankan prinsip keterbukaan informasi rekrutmen, akses yang adil bagi masyarakat lokal, serta pembangunan kompetensi sebelum proses kerja dimulai. Pendekatan ini memastikan proses penyerapan tenaga kerja berlangsung secara transparan, terukur, dan berkelanjutan.
Dampak dari kebijakan pengembangan SDM tersebut tidak hanya dirasakan di tingkat perusahaan, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah, penurunan kesenjangan kompetensi tenaga kerja lokal, penguatan ekonomi masyarakat sekitar kawasan industri, serta terciptanya ekosistem ketenagakerjaan industri di Maluku Utara.
Ketua Umum DPP Jaringan Media Siber Indonesia, Teguh Santosa, menilai IWIP sebagai perusahaan yang menunjukkan komitmen nyata dan konsisten dalam pembangunan SDM. Menurutnya, penempatan pengembangan manusia sebagai prioritas strategis merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan industri dan kesejahteraan daerah.
Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Ferry Juliantono, mengapresiasi peran sektor industri, termasuk IWIP, dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia lokal. Ia menilai keterlibatan industri dalam peningkatan kapasitas tenaga kerja tidak hanya mendukung keberlanjutan usaha, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi daerah dan penciptaan ekosistem usaha yang lebih inklusif di sekitar kawasan industri.
Dengan capaian tersebut, IWIP dinilai layak sebagai Golden Leader Pembangunan Sumber Daya Manusia, karena telah menghadirkan praktik pembangunan industri yang tidak hanya berorientasi pada produksi dan teknologi, tetapi juga pada penciptaan nilai jangka panjang melalui pembangunan manusia.

3 hours ago
4















































