Militan Houthi di sebuah pos militer usai menguasai kota pelabuhan Mokha, Yaman yang berdekatan dengan Selat Bab al-Mandeb. Foto dirilis ke media pada 13 September 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, SANAA — Angkatan Bersenjata Yaman yang berafiliasi dengan gerakan Houthi Ansarallah berhasil menguasai Selat Bab al-Mandeb yang terbilang strategis. Langkah ini memicu kekhawatiran besar di kalangan lingkaran keamanan dan ekonomi Israel.
Media Israel, i24, menggambarkan perkembangan ini sebagai "peristiwa menggegerkan yang telah mengguncang tatanan keamanan dan ekonomi seluruh dunia," sebagaimana dilaporkan oleh Quds News Network.
Selat Bab al-Mandeb, yang memiliki lebar sekitar 30 kilometer, menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan Samudra Hindia. Sekitar 12 persen dari perdagangan maritim global serta 10 percent dari pasokan minyak dan gas jalur laut dilaporkan melintasi jalur perairan strategis tersebut.
Kemampuan Houthi untuk menutup atau membatasi lalu lintas di jalur ini telah memaksa perusahaan-perusahaan pelayaran internasional mempertimbangkan kembali pelayaran yang menghubungkan Samudra Hindia, Laut Merah, dan Terusan Suez. Perusahaan yang menghindari selat tersebut terpaksa mengalihkan kapal-kapal mereka mengelilingi benua Afrika melalui Tanjung Harapan.
Rute pelayaran lebih panjang
Jalur alternatif tersebut menambah jarak tempuh antara 6.500 hingga 7.000 kilometer untuk pelayaran yang menghubungkan Asia dan Eropa. Akibatnya, waktu perjalanan bertambah antara 10 hingga 14 hari, yang secara signifikan meningkatkan konsumsi bahan bakar, biaya awak kapal, serta biaya asuransi.
Kapal-kapal yang tetap beroperasi di atau dekat Laut Merah juga menghadapi lonjakan premi asuransi karena potensi serangan atau eskalasi militer. Peningkatan biaya transportasi ini berpotensi mengganggu rantai pasok global dengan memicu kenaikan harga barang konsumsi, energi, dan bahan baku, yang pada gilirannya memperberat tekanan inflasi internasional.
Jalur Bab al-Mandeb memegang peranan sangat krusial karena kapal yang melintasinya dapat melanjutkan pelayaran ke arah utara menuju Terusan Suez, yang merupakan rute maritim terpendek penghubung Asia dan Eropa.

20 hours ago
23

















































