Hentikan Paksa Penayangan Film Palestine 36 di Yerusalem, Israel Dikecam

3 days ago 12

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para filmmaker Arab menyuarakan kecaman setelah otoritas Israel menghentikan pemutaran film drama sejarah Palestina Palestine 36 di Yerusalem Timur yang di duduki. Insiden ini dinilai sebagai upaya sensor dan intimidasi terhadap kebebasan berekspresi.

Peristiwa tersebut terjadi pada 22 Januari di Pusat Kebudayaan dan Sinematik Yabous, di mana polisi Israel menggerebek lokasi tersebut menjelang jadwal pemutaran film. Operator proyektor film ditahan dan dibawa untuk dinterogasi. Polisi Israel juga memasang pemberitahuan bahwa film Palestine 36 dilarang diputar di masa mendatang.

Pelarangan yang dilakukan Israel menuai kecaman luas dari sineas di seluruh dunia Arab. Salah satunya adalah Kaouther Ben Hania, sutradara yang dinominasikan Oscar lewat film The Voice of Hind Rajab, yang menyampaikan solidaritasnya melalui unggahan di Instagram.

"Saya berdiri dalam solidaritas penuh dengan sutradara Annemarie Jacir dan seluruh kru Palestine 36. Ini adalah upaya mengkriminalisasi kisah-kisah Palestina dan mengintimidasi mereka yang berani berkumpul, menonton, dan berpikir bersama," kata dia seperti dilansir laman The National, Sabtu (31/1/2026).

Sutradara film Palestine 36, Annemarie Jacir, juga mengkritik tindakan otoritas Israel. la menyatakan bahwa penggerebekan itu diikuti dengan perintah resmi yang melarang pemutaran film Palestine 36 di masa depan. Jacir menolak tuduhan terhadap pihak venue yang mengklaim bahwa film tersebut terkait dengan organisasi teroris.

Hingga kini, otoritas Israel belum memberikan komentar publik terkait insiden tersebut. Yerusalem Timur dianeksasi oleh Israel setelah perang tahun 1967, namun menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa dan mayoritas komunitas internasional, wilayah tersebut teta dianggap sebagai wilayah Palestina yang diduduki berdasarkan hukum internasional.

Palestine 36 pertama kali ditayangkan perdana di Festival Film Internasional Toronto dan terpilih sebagai perwakilan resmi Palestina untuk Academy Awards 2026 dalam kategori film internasional. Film ini masuk daftar pendek namun tidak lolos ke nominasi akhir. Saat ini, Palestine 36 sedang diputar di bioskop-bioskop di Uni Emirat Arab.

Berlatar pada tahun-tahun menjelang Pemberontakan Arab 1936, film ini mengikuti kisah seorang pemuda Palestina di tengah meningkatnya ketegangan di Yerusalem dan desa-desa sekitarnya di bawah pemerintahan kolonial Inggris, bersamaan dengan kedatangan imigran Yahudi yang melarikan diri dari antisemitisme di Eropa. Film ini dibintangi oleh Jeremy Irons, Hiam Abbass, Liam Cunningham, dan Saleh Bakri. Produksi Palestine 36 digarap oleh Ossama Bawardi dan Azzam Fakhriddin melalui Philistine Films, dengan dukungan berbagai mitra regional dan internasional, termasuk Rise Studios yang berbasis di Dubai, Red Sea Film Fund, Doha Film Institute, Katara Studios, BBC Film, dan British Film Institute (BFI).

Read Entire Article
Politics | | | |