Hampir Sebulan Hilang, Pendaki di Bukit Mongkrang Ditemukan Meninggal Dunia

2 hours ago 5

Sejumlah orang melakukan pendakian Gunung Lawu.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Yazid Ahmad Firdaus (26 tahun), pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang, kawasan lereng Gunung Lawu, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), pada 18 Januari 2026, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (10/2/2026). Jenazahnya dievakuasi dari celah tebing aliran sungai di antara Bukit Mongkrang dan Bukit Mitis. 

Kepala Kantor Basarnas Surakarta, Kamal Riswandi, mengungkapkan, jenazah Yazid ditemukan sekitar pukul 08:54 WIB oleh tim Wanadri yang tengah melakukan flying camp di kawasan tersebut. “Posisi korban berada di bawah Mongkrang mengikuti aliran sungai. Karena jalur menuju puncak cukup curam, proses evakuasi dilakukan melalui jalur yang lebih landai di wilayah Beruk,” ungkapnya, Rabu (11/2/2026).

Dia menambahkan, sebanyak 50 personel SAR gabungan dikerahkan dalam proses evakuasi hingga jenazah berhasil dibawa ke RSUD Karanganyar. Jenazah kemudian dipulangkan ke rumah duka sekitar pukul 20:00 WIB, disalatkan, dan langsung dimakamkan. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sumarno, melayat ke kediaman Yazid di Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, pada Selasa malam. Sumarno diketahui sempat memantau dan ikut berpartisipasi dalam operasi pencarian Yazid pada 28 Januari 2026 lalu.

Mewakili Pemprov Jateng, Sumarno menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. "Alhamdulillah Mas Yazid sudah ditemukan, meskipun kondisinya tidak seperti yang kita harapkan. Saya sudah berkomunikasi dengan keluarga, dan mereka menyampaikan sudah ikhlas. Semoga ini menjadi jalan terbaik bagi almarhum,” ujar Sumarno, Rabu. 

Dia pun mengapresiasi seluruh tim SAR dan relawan yang telah terlibat dan mengupayakan penemuan almarhum Yazid. "Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan dan tim SAR yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian luar biasa dalam upaya pencarian ini,” katanya.

Sumarno mengungkapkan, insiden yang menimpa Yazid akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah, khususnya terkait aspek keselamatan pendakian di Bukit Mongkrang. Kawasan tersebut berada dalam pengelolaan Pemprov Jateng. 

Menurut Sumarno, Bukit Mongkrang memiliki daya tarik tinggi, terutama bagi pendaki pemula. Namun bukit tersebut juga menyimpan risiko yang perlu diantisipasi dengan sistem pengamanan yang memadai.

“Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK). Kejadian ini menjadi evaluasi bersama untuk meningkatkan aspek keselamatan, mulai dari penataan jalur, petunjuk arah, hingga pengawasan, terutama bagi pendaki pemula,” ucap Sumarno.

Berita Lainnya

Read Entire Article
Politics | | | |