Dua Bulan Kekeringan, Warga Sukamenak Patungan Beli Air Bersih

4 hours ago 6

Warga antre mengisi air bersih dari tangki berkapasitas 5.000 liter yang dibeli warga secara swadaya di Kelurahan Sukamenak, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (11/8/2026). Sebanyak 300 KK di Kampung Benteng mengalami kekeringan sejak dua bulan terakhir sehingga mereka terpaksa membeli air bersih secara swadaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (FOTO : ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Warga Kampung Benteng membeli air bersih secara swadaya setelah mengalami kekeringan selama dua bulan terakhir. Sejumlah warga membawa jeriken untuk menampung air bersih yang dibeli secara bersama-sama guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. (FOTO : ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Tangki berkapasitas 5.000 liter menjadi sumber air sementara bagi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau. Antrean warga mengisi air menggambarkan sulitnya akses air bersih yang dirasakan masyarakat Kampung Benteng selama musim kemarau. (FOTO : ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Di tengah kemarau yang berkepanjangan, air bersih menjadi kebutuhan utama yang harus dibeli warga secara swadaya untuk minum, memasak, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. (FOTO : ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Kekeringan membuat air bersih menjadi kebutuhan yang harus diperjuangkan warga Kampung Benteng, Kelurahan Sukamenak, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Selama dua bulan terakhir, sekitar 300 kepala keluarga mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Warga pun memilih membeli air bersih secara swadaya dan mengantre untuk mendapatkannya.

sumber : Antara Foto

Read Entire Article
Politics | | | |