Dari Perbatasan Utara Indonesia, Murid Pulau Miangas Meniti Jalan Menuju Cita-Cita

7 hours ago 13

REPUBLIKA.CO.ID, KEPUALAUAN TALAUD - “Menjadi dewasa adalah tekun belajar, menghargai guru, dan menghormati orang tua.” Jawaban itu diucapkan dengan mantap oleh Jesca Nyimo, murid kelas XI SMK Negeri 2 Talaud saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bertanya tentang makna menjadi dewasa dalam kehidupan.

Dialog itu berlangsung ketika Mendikdasmen meninjau proses pembelajaran di SMK Negeri 2 Talaud, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Rabu (5/8/2026). Percakapan singkat tersebut menjadi momen yang membekas bagi Jesca sekaligus mencerminkan semangat belajar anak-anak di wilayah terluar Indonesia dalam meraih cita-cita.

Setelah mengunjungi sejumlah ruang kelas, langkahnya terhenti di kelas XI yang sedang mengikuti pelajaran agama. Di kelas itulah Mendikdasmen berdialog dengan Jesca.

Percakapan yang singkat ini tidak hanya berkesan bagi Jesca namun juga memperlihatkan rasa optimisme dan semangat belajar anak-anak di wilayah terluar Indonesia dalam meraih cita-cita tak terkecuali di Pulau Miangas.

Dengan lugas, Jesca mengatakan bahwa menjadi dewasa berarti memiliki tekad yang kuat untuk meraih cita-citanya. Kepada Menteri Mu’ti, ia juga menyampaikan rasa terima kasih karena telah berkunjung ke Pulau Miangas untuk melihat perkembangan layanan pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada para murid.

Jesca bersyukur atas perubahan kondisi sekolah melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan serta hadirnya Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID) di ruang kelasnya. Menurutnya, fasilitas tersebut semakin memotivasinya untuk belajar dan mewujudkan cita-cita menjadi polisi wanita yang mengabdi kepada negara.

“Momen ini menjadi pencapaian besar dalam hidup saya, saya bisa bertemu pak menteri, berbincang dengannya, dan foto bersama. Ke depan, saya ingin membanggakan orang tua saya, belajar dengan tekun, berlatih, dan menjadi abdi negara di kepolisian,” kata Jesca.

Semangat yang sama juga ditunjukkan Fathir, murid SMP Negeri 2 Nanusa. Meski tinggal dan bersekolah di wilayah terluar Indonesia, ia memiliki cita-cita menjadi seorang prajurit TNI. Keinginan tersebut ia wujudkan dengan terus belajar sungguh-sungguh dan berusaha meraih hasil terbaik dalam setiap proses pembelajaran.

“Di sini kami memerlukan banyak buku bacaan agar wawasan dan pengetahuan kami semakin luas. Terima kasih Pak Menteri sudah datang ke Miangas, saya dan teman-teman sangat senang sekolah kami sudah direvitalisasi dan menunggu selesai pada bulan ini,” ujar Fathir.

Melihat antusiasme dan semangat belajar para murid di Pulau Miangas, Menteri Abdul Mu’ti berpesan agar mereka terus tekun belajar dan tidak pernah berhenti mengejar cita-cita. Menurutnya, semangat anak-anak di wilayah perbatasan dapat menularkan energi positif bagi masa depan Indonesia yang lebih maju.

“Ini adalah bukti nyata kebijakan Presiden Prabowo Subianto, kita berharap semoga sektor pendidikan menjadi lebih baik dan menghasilkan generasi unggul untuk Indonesia. Kepada anak-anakku, walaupun kalian berada di wilayah perbatasan, teruslah semangat meraih mimpi dan bergembira,” kata Mendikdasmen.

Read Entire Article
Politics | | | |