Busana Model India Bhavitha Mandava Dikritik karena Terlalu Santai di Met Gala 2026

2 hours ago 5

Model asal India, Bhavitha Mandava, berfoto di depan cermin bersama artis-artis lain saat meghadiri Met Gala 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Debut Bhavitha Mandava di Met Gala 2026 yang seharusnya menjadi tonggak penting dalam kariernya justru memicu kontroversi. Penampilan model asal Hyderabad, India, tersebut menuai kritik karena dinilai terlalu santai dan tidak sesuai dengan tema "Costume Art" yang diusung Met Gala 2026.

Mandava yang merupakan duta jenama Chanel, mengenakan blus transparan, celana sutra dengan efek denim pudar (yang terlihat seperti jeans), serta slingback hitam-putih khas Chanel. Pihak Chanel mengatakan celana yang dikenakan bukanlah denim biasa, melainkan sutra dengan cetakan efek jeans menggunakan teknik trompe l'oeil.

Busana itu dirancang secara detail oleh para perajin untuk menciptakan ilusi visual kain denim usang. Secara konsep, tampilan itu disebut sebagai bagian dari narasi "full-circle" di bawah arahan direktur kreatif Matthieu Blazy. Busana ini juga tampak dibuat mirip dengan outfit yang dikenakan Mandava saat tampil dalam peragaan busana di kereta bawah tanah (subway) New York.

Namun di tengah tradisi Met Gala yang identik dengan kemewahan dan couture spektakuler, pilihan busana yang minimalis tersebut langsung memicu kontroversi. Banyak warganet menilai tampilannya terlalu sederhana, bahkan terasa seperti busana sehari-hari.

"Ini terasa lebih seperti outfit audisi daripada debut Met Gala," tulis seorang pengguna di X, dikutip dari Gulf News, Rabu (6/5/2026).

"Mengapa Chanel memberikan busana paling sederhana untuk duta merek India pertamanya. Padahal karpet merah Met Gala adalah acara mode bergengsi," kata warganet lainnya.

Perbandingan dengan penampilan duta merek Chanel lain pun ramai dibahas. Pada malam yang sama, Nicole Kidman tampil dengan gaun merah berkilau yang dramatis. Kontras tersebut memicu perdebatan soal standar ganda.

Read Entire Article
Politics | | | |