BSI Catatkan Laba Bersih Rp 7,57 Triliun, Naik 8 Persen di 2025

1 hour ago 4

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Anggoro Eko Cahyo (tengah), Komisaris Utama Muhadjir Effendy (kanan) dan Ketua Dewan Pengawas Syariah K.H. Hasanudin (kiri) menghadiri acara seremonial Milad BSI Ke-5 di BSI Tower, Jakarta, Senin (2/2/2026). PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) atau BSI resmi menyandang nama Persero berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada (22/12/2025) dan menegaskan diri sebagai bank emas pertama di Indonesia yang menggabungkan perbankan syariah dengan bisnis bank emas (bullion bank) sebagai dua mesin utama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), bank syariah terbesar di Indonesia mencatatkan laba bersih sebesar Rp 7,57 triliun sepanjang tahun 2025. Laba tersebut mengalami kenaikan sekitar 8 persen dibandingkan laba tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp 7,01 triliun. 

“Terkait laba, tahun ini kami mampu tumbuh positif 8 persen, yaitu Rp 7,57 persen di tahun 2025. Tentu saja ini semua merupakan hasil dari channel-channel digital dan channel-channel di cabang,” kata Direktur Utama PT BSI Anggoro Eko Cahyo dalam konferensi pers Kinerja Tahun 2025 secara daring, Jumat (6/2/2026). 

Anggoro menerangkan, sepanjang 2025, kinerja BSI tumbuh secara solid, baik dari sisi aset, pembiayaan, maupun Dana Pihak Ketiga (DPK). 

Tercatat, aset BSI mencapai hingga Rp 456 triliun, tumbuh 11,64 persen secara year on year (yoy). Kemudian pembiayaan mencapai Rp 319 triliun, tumbuh 14,49 persen (yoy). Bank ini berhasil mempertahankan rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) yang rendah, yaitu 1,81 persen pada 2025. 

Kemudian, DPK tercatat tumbuh 16,20 persen (yoy) menjadi Rp 380 triliun. Sementara itu, pertumbuhan tabungan juga mencapai double digit, yakni 15,72 persen menjadi Rp 163 triliun. Adapun tabungan haji tumbuh 10,03 persen menjadi Rp 15,9 triliun. 

Kinerja BSI yang tumbuh sangat pesat yakni bisnis emas atau bullion. Tercatat gold business BSI tercatat sebesar Rp 22,9 triliun, tumbuh 78,60 persen pada 2025. 

Read Entire Article
Politics | | | |