endri Mardani, mahasiswa semester lima dari Program Studi (Prodi) Sistem Informasi UBSI kampus Tasikmalaya.
REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA - Prestasi membanggakan ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tasikmalaya. Hendri Mardani, mahasiswa semester lima dari Program Studi (Prodi) Sistem Informasi UBSI kampus Tasikmalaya, berhasil bergabung sebagai External Code Reviewer dalam program Dicoding Elite yang diselenggarakan oleh Dicoding Indonesia pada Jumat (20/2/2026).
UBSI yang terkenal sebagai Kampus Digital Kreatif, terus mendorong mahasiswanya untuk aktif mengembangkan kompetensi dan terlibat langsung dalam ekosistem industri digital. Capaian Hendri menjadi bukti bahwa mahasiswa UBSI mampu bersaing dan berkontribusi secara profesional bahkan sebelum menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah.
Di sela aktivitas perkuliahannya, Hendri menjalankan peran tersebut sebagai pekerjaan paruh waktu. “Saya bertanggung jawab meninjau proyek submission yang dikerjakan oleh peserta pelatihan, menentukan kelayakan kelulusan pada kelas tertentu, serta memberikan umpan balik konstruktif berdasarkan prinsip clean architecture dan clean code agar kode yang dihasilkan mudah dipelihara dan dikembangkan di masa depan,” katanya dalam keterangan rilis, Ahad (22/2/2026).
Selain melakukan proses penilaian, ia juga aktif dalam forum diskusi daring dengan membantu peserta yang mengalami kesulitan memahami materi maupun menghadapi kendala teknis selama proses pembelajaran. Hendri menyampaikan pengalaman ini menjadi kesempatan berharga untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus memperluas wawasan profesionalnya di bidang teknologi.
“Saya berharap melalui peran ini, saya dapat membantu peserta menjadi lebih kompeten, memiliki kualitas yang unggul, serta mampu bersaing di dunia industri, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Program Dicoding Elite melibatkan individu terpilih dengan kompetensi di bidang teknologi untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di platform Dicoding Indonesia. Pihak kampus pun mengapresiasi pencapaian ini sebagai implementasi pembelajaran yang berorientasi pada praktik nyata dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Ketua Prodi Sistem Informasi UBSI kampus Tasikmalaya, Deddy Supriadi menyebut, apa yang diraih Hendri menjadi bukti bahwa kurikulum di UBSI sangat relevan dan terpakai di industri.
“Di UBSI memang mengedepankan skill dan kompetensi lulusannya. Hendri telah membuktikan, meskipun belum lulus, tapi sudah terserap dan menjadi bagian dari Program Dicoding Elite. Saya sangat senang atas capaian yang diraihnya dan semoga Hendri semakin bisa membuktikan diri di industri kedepannya,” kata Deddy.

2 hours ago
5















































