Angkat Gaya Hidup Berkesadaran, Minimalist Moms Indonesia Gelar Temu Perempuan Minimalis

2 days ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Minimalist Moms Indonesia sukses menyelenggarakan gelaran tahunan mereka, Temu Perempuan Minimalis, Ahad (1/2/2026). Bertempat di Sekolah Murid Merdeka Pesanggrahan Jakarta Selatan, ajang ini mempertemukan para perempuan yang sedang belajar menerapkan gaya hidup minimalis, berkesadaran dan ramah lingkungan melalui sesi-sesi edukatif dan praktisional seperti talkshow, workshop, Pasar Tukar, dan sustainability bazaar.

Temu Perempuan Minimalis diselenggarakan juga dalam rangka merayakan hari jadi komunitas Minimalist Moms Indonesia yang tahun ini menginjak usia ke-5.

Rangkaian kegiatan ini diawali dengan webinar yang diselenggarakan di akhir Desember lalu, yang membahas seputar pencegahan limbah tekstil mulai dari lemari.

Selain itu, sebelum puncak hari H juga diadakan kompetisi MMID Challenge dengan topik wardrobe decluttering. Pemenangnya diumumkan di kegiatan Temu Perempuan Minimalis.

"Tahun ini, kegiatan Temu Perempuan Minimalis mengusung tema 'Wear Wisely, Live Fully', mengajak teman-teman perempuan untuk bijak berpakaian mulai dari sebelum membeli, saat pemakaian hingga pasca pemakaian untuk hidup yang lebih ringan dan utuh," kata Evi Syahida atau yang akrab disapa Visya, Founder Minimalist Moms Indonesia, saat memberikan sambutan.

MMID menyadari limbah tekstil menjadi sumber limbah yang sulit terurai namun produksinya signifikan, terutama untuk produk segmentasi perempuan. Kabar baiknya, kita bisa berkontribusi mengurangi mulai dari bijak membeli hingga bijak membuang pasca pemakaian, misalnya dengan menyalurkan ke lembaga daur ulang, melakukan upcycling dan lain sebagainya.

Dalam hal perawatan, di sesi talkshow, narasumber Nada Arini berbagi tips yaitu dengan memaksimalkan penggunaan untuk mengurangi frekeunsi pencucian.

Sementara dalam hal pasca pemakaian, narasumber Aisyah Winna mengajak untuk berdonasi pakaian namun dengan bijak, tidak dengan niat membuang, tidak dengan mindset "beli lagi saja, nanti ada yang nerima bekasnya". Semua kembali pada mindset bijak membeli dan sebisa mungkin mencegah limbah.

Tak hanya mendapatkan insight dari para narasumber di sesi talkshow, peserta juga diajak praktik lewat kelas basic repair pakaian dan upcycling kaos bekas menjadi tas. Sedangkan di sesi Pasar Tukar, peserta bisa menghibahkan barang layak pakai/guna serta mengadopsi barang yang dibutuhkan.

Para UMKM khususnya yang mendukung isu keberlanjutan pun turut meramaikan sesi sustainability bazaar.

"Upaya mengurangi limbah tekstil yang kita lakukan dari diri sendiri mungkin terkesan sepele tapi berdampak bagi bumi. MMID berkomitmen untuk terus mengedukasi dan bersama-sama mempraktikkan gaya hidup minimalis, berkesadaran dan ramah lingkungan bagi perempuan," kata Visya.

Read Entire Article
Politics | | | |