'Wali Kotaku Muslim…’ New York Knicks Akhirnya Juara NBA

3 hours ago 9

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK – Klub New York Knicks akhirnya menjuarai kompetisi bola basket Amerika Serikat, NBA setelah mengalahkan San Antonio Spurs pada Ahad (14/6/2026). Kemenangan bersejarah ini memutus kutukan berpuluh tahun yang menaungi Knicks.

“My mayor’s still Muslim, my bagel’s still Jewish, the Pope is on our side… Knicks in five!!!” teriak para penggemar Knicks menjelang game kelima final playoff NBA melawan Spurs. Wali Kota New York, Zohran Mamdani serta makanan populer kota itu dirujuk dalam seruan yang viral tersebut.

Seruan itu menjadi populer berkat MD Ahnaf Hossain, seorang penggemar Knicks berusia 23 tahun yang meneriakkannya dalam video TikTok bermerek Kalshi setelah kemenangan Knicks minggu lalu. The New York Times menyebut baris-baris tersebut sebagai “puisi murni Kota New York”. Sementara klip viral tersebut telah menyebar jauh melampaui batas kota, dengan 7,4 juta penayangan di TikTok dan kata-kata tersebut muncul di kaus dan topi.

Kemenangan semalam seperti sudah diantisipasi. Warga New York meyakini, tahun ini saatnya mereka juara, tahun yang sama saat kota itu mencetak sejarah memilih seorang kandidat Muslim jadi pemimpin salah satu kota termegah di dunia itu.

New York Knicks, yang didorong oleh permainan ciamik Jalen Brunson, kembali bangkit untuk mengalahkan San Antonio Spurs 94-90 dan memenangkan gelar NBA pertama mereka dalam 53 tahun pada hari Sabtu. Knicks memenangkan seri kejuaraan best-of-seven dengan skor 4-1, menggagalkan upaya Victor Wembanyama dan rekan-rekan setim mudanya di Spurs di kandang mereka untuk mengangkat trofi untuk pertama kalinya sejak 1973.

Jalen Brunson menampilkan salah satu penampilan terhebat dalam sejarah NBA, mencetak 45 poin dan memimpin reli di kuarter keempat. Dia mencetak 13 poin berturut-turut untuk New York selama periode terakhir dan kemudian dinobatkan sebagai MVP Final NBA. 

Pencapaian 45 poinnya mencetak rekor poin baru Knicks dalam pertandingan Final NBA, melampaui rekor tertinggi sebelumnya yaitu 38 poin yang dibuat oleh Willis Reed melawan Los Angeles Lakers di Final 1970.

Knicks, yang bangkit dari ketertinggalan 29 poin di game keempat untuk menghasilkan comeback terbesar dalam sejarah Final, menghapus defisit dua digit untuk menang untuk keempat kalinya dalam seri tersebut.

Knicks tertinggal 16 angka pada kuarter kedua dan tertinggal 10 angka pada awal kuarter keempat, namun Brunson tidak membiarkan mereka kalah. “Saya tidak bisa berkata-kata lagi,” kata Brunson setelah mencetak rekor poin Knicks dalam pertandingan Final, melampaui rekor 38 poin milik Willis Reed pada game ketiga saat kemenangan tim tersebut pada tahun 1970 atas Los Angeles Lakers. 

“Saya tidak tahu apa yang saya rasakan,” tambah Brunson, yang dinobatkan sebagai Pemain Paling Berharga di Final. "Saya kagum. Kapan pun seseorang meremehkan kami, kami selalu mencari cara untuk kembali dan melakukan sesuatu." 

Bintang Perancis Wembanyama mencetak 19 poin, melakukan 14 rebound dan memblok lima tembakan, dan rookie Dylan Harper mencetak 25 poin dari bangku cadangan untuk San Antonio. Tapi sekali lagi, tim Spurs yang mengalahkan juara bertahan Oklahoma City Thunder di final Wilayah Barat tidak mampu menahan Knicks yang cerdik dan penuh tekad.

Kemenangan tersebut menandai babak terakhir dari babak playoff dramatis. Warga New York memadati pesta menonton di lingkungan sekitar di seluruh Big Apple saat tim tersebut bergerak menuju gelar pertama dalam lebih dari setengah abad.

“BERSEJARAH!” tulis Zohran Mamdani singkat menanggapi kemenangan Knicks.

Read Entire Article
Politics | | | |