Wali Kota Medan Imbau ASN Tetap Bekerja Usai Nobar Final Piala Dunia 2026

22 hours ago 12

Wali Kota Medan imbau ASN bekerja usai nonton Final Piala Dunia 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, memberikan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan, agar tetap melaksanakan aktivitas pekerjaan seperti biasa usai menyaksikan laga Final Piala Dunia 2026 pada Senin dini hari. Imbauan ini disampaikan langsung di sela acara nonton bareng (nobar) bersama Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid.

"Jangan sampai enggak kerja ya. Jangan asalan nanti diajak Bu Menteri nobar, tapi enggak kerja besok," ujar Rico Waas dengan nada serius namun santai di Medan, Sumatera Utara, Senin. Ia menekankan agar euforia perhelatan sepak bola dunia tidak dijadikan alasan untuk meninggalkan tanggung jawab.

Rico mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap profesional dan tidak mengabaikan kewajiban di tengah kemeriahan pesta olahraga terbesar di dunia tersebut. "Kerja ya. Jangan enggak kerja," tegasnya singkat.

Apresiasi untuk Nobar dan Harapan Sepak Bola Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Medan juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) serta para pemangku kebijakan terkait yang telah memfasilitasi acara nonton bareng Final Piala Dunia 2026 bersama masyarakat. Menurutnya, kebijakan ini merupakan langkah positif untuk menyediakan panggung hiburan bagi warga melalui sektor olahraga, khususnya sepak bola.

"Terima kasih Bu Menteri yang telah hadir di tengah-tengah masyarakat Kota Medan," sebut Rico. Ia berharap momentum Piala Dunia ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk menerapkan pola hidup sehat demi mewujudkan generasi yang membanggakan. "Sehat terus. Semoga Kota Medan juga menjadi kota sehat," ujarnya.

Kebanggaan Indonesia sebagai Official Broadcaster

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkapkan rasa bangganya karena Indonesia melalui TVRI kembali menjadi official broadcaster untuk perhelatan Piala Dunia 2026. Ini menjadi momen bersejarah setelah penantian panjang selama 24 tahun.

"Setelah 24 tahun, Tahun 2026 ini kita kembali menjadi broadcaster Piala Dunia. Ke depan, bisa menayangkan kembali," ujar Meutya, menyoroti kembalinya siaran langsung kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia itu ke layar kaca nasional.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |