Pengunjung mengamati alat berat yang dipamerkan dalam pameran Indonesia Energy and Engineering (IEE) 2023 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (14/9/2023).
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Sany Group Indonesia memperkenalkan sejumlah alat berat berbasis elektrifikasi untuk operasional pertambangan, di tengah kebutuhan industri menekan emisi dan biaya operasional. Perusahaan menyebut lebih dari 500 unit alat berat dari berbagai jenis dipesan selama ajang Mining Indonesia dan Construction Indonesia 2026.
Deputy General Manager and Director of Government Relations Sany Group Indonesia Saanjay Shamdasani mengatakan, elektrifikasi menjadi salah satu pendekatan yang dikembangkan untuk mendukung operasional pertambangan rendah emisi.
Menurut Saanjay, ekosistem elektrifikasi pertambangan tidak hanya mencakup alat berat, tetapi juga infrastruktur pengisian daya, energi rendah karbon, digital fleet management, serta sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang elektrifikasi.
Sany memperkenalkan sejumlah peralatan, antara lain excavator kelas 100 ton, mining truck kelas 100 ton, wheel loader listrik, heavy-duty truck listrik murni, dan dump truck listrik. Peralatan tersebut digunakan untuk menunjukkan penerapan teknologi elektrifikasi dalam kegiatan penggalian, pemuatan, hingga pengangkutan material tambang.
Selain peralatan listrik, Sany memperkenalkan genset Deutz sebagai salah satu opsi pasokan daya. Saanjay mengatakan, sejumlah teknologi yang diperkenalkan berpotensi menekan biaya operasional hingga 60 persen dan biaya perawatan hingga 50 persen sekaligus mengurangi emisi.
Minat terhadap peralatan pertambangan berbasis elektrifikasi juga terlihat dari transaksi selama pameran. Salah satu pesanan terbesar berupa 150 unit mining truck, sedangkan total pesanan mencapai lebih dari 500 unit alat berat dari berbagai jenis.
Saanjay mengatakan, peralihan menuju operasional yang lebih efisien dan rendah emisi akan membutuhkan kesiapan teknologi, infrastruktur pendukung, layanan, serta kemampuan menyesuaikan peralatan dengan kondisi masing-masing lokasi tambang.
Sany menyatakan akan melanjutkan pengembangan teknologi dan peralatan untuk mendukung transformasi sektor pertambangan dan konstruksi di Indonesia.

33 minutes ago
2














































