Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Gus Yaqut Minta Doakan Publik

6 hours ago 8

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama (Menag) periode 2020-2024 Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menyatakan, siap bertawakal dalam menjalani sidang perdana pada Selasa (11/8/2026). Dia memohon doa agar seluruh proses hukum berjalan dengan lancar.

Hal itu dikatakan Gus Yaqut terkait sidang perdana kasus korupsi kuota haji di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) pada Selasa (11/8/2026). Sidang tersebut dijadwalkan berupa pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Insya Allah siap, insyaallah siap," katanya kepada awak media. 

Saat ditanya soal hal yang akan disampaikannya dalam persidangan, Gus Yaqut memilih tak menyebutkannya. Dia meminta publik mendoakan agar proses persidangan berjalan dengan baik.

"anti ya kalau soal itu nanti. Doakan saja persidangan ini nanti berjalan baik, lancar. Doakanlah, semua yang benar akan kelihatan," ujar Gus Yaqut. 

Dia juga memastikan dalam kondisi sehat. Gus Yaqut turut menegaskan akan bersikap kooperatif sepanjang mengikuti proses persidangan. "Pasti dong (kooperatif)," katanya. 

Gus Yaqut lalu menegaskan sikap tawakalnya atau menyerahkan hasil proses hukum tersebut kepada Allah SWT. "Tawakal, kita tawakal. Kita serahkan pada Allah," ujarnya.

Sedangkan istri Gus Yaqut, Eny Retno turut mendampingi suaminya sekaligus meminta doa. Dia menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan.

"Mohon doanya mas, mohon doanya semua. Semoga nanti persidangan berjalan dengan baik, lancar. Kami sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Semoga nanti kita mendapatkan peradilan yang baik, yang berkeadilan. Mohon doanya saja," kata Eny.

Pembacaan dakwaan terhadap Gus Yaqut dipisahkan dengan tiga orang terdakwa lainnya yaitu eks Staf Khusus Menag Isfhah Abidal Aziz alias Gus Alex, mantan Ketua Umum Asosiasi Kesatuan Tour Travel Haji Umrah (Kesthuri) Asrul Aziz Taba, dan Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham.

Read Entire Article
Politics | | | |