Ilustrasi perbaikan jalan.
REPUBLIKA.CO.ID, MAROS — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai memperbaiki ruas jalan Batas Kota Makassar-Pamanjengan-Benteng Gajah di Kabupaten Maros. Anggaran mencapai Rp 239 miliar disiapkan untuk penanganan infrastruktur yang menjadi salah satu jalur strategis penghubung Maros dengan Kota Makassar tersebut.
Bupati Maros HAS Chaidir Syam mengatakan perbaikan jalan menjadi bagian dari Program Multi Years Project (MYP) Paket 6 Infrastruktur Pemprov Sulsel. Penanganan di kawasan Moncongloe mencakup ruas sepanjang sekitar 9,3 kilometer.
"Perbaikan ruas jalan tersebut menjadi bagian dari Program Multi Years Project (MYP) Paket 6 Infrastruktur Pemprov Sulsel. Penanganan di wilayah Moncongloe mencakup sekitar 9,3 kilometer," kata Chaidir di Maros, Senin (10/8/2026).
Pembangunan telah ditandai dengan groundbreaking penanganan preservasi ruas Batas Kota Makassar-Pamanjengan-Benteng Gajah di Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, sekitar dua pekan lalu.
Chaidir mengatakan ruas tersebut memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu jalur penghubung Kabupaten Maros dan Kota Makassar. Mobilitas kendaraan yang tinggi membuat kondisi infrastruktur jalan berpengaruh langsung terhadap aktivitas masyarakat.
Jalur tersebut juga menjadi bagian dari pergerakan barang dan masyarakat antara kedua daerah. Karena itu, peningkatan kualitas jalan diharapkan membuat perjalanan menjadi lebih lancar sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di kawasan sekitar.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan pembangunan ruas jalan tersebut merupakan respons pemerintah terhadap aspirasi masyarakat. Kondisi kerusakan jalan selama ini menjadi salah satu persoalan yang dikeluhkan warga dan pengguna jalan.
Pemerintah provinsi kemudian memasukkan ruas tersebut dalam penanganan infrastruktur yang dilakukan secara bertahap. Pekerjaan permanen diharapkan dapat memberikan kualitas jalan yang lebih baik dibandingkan penanganan sementara.
Namun, Sudirman mengingatkan proses konstruksi berpotensi memengaruhi arus kendaraan. Aktivitas alat berat dan pekerjaan jalan dapat menyebabkan perlambatan lalu lintas serta mengganggu mobilitas masyarakat untuk sementara waktu.
"Kami mohon maaf jika selama proses pekerjaan banyak menghambat aktivitas masyarakat sekitar dan mobilitas pengendara," kata Sudirman.
Pemprov Sulsel meminta masyarakat bersabar selama pengerjaan berlangsung. Gangguan sementara dinilai menjadi bagian yang tidak terhindarkan dalam proses peningkatan kualitas infrastruktur di ruas tersebut.
sumber : Antara

5 hours ago
8















































