Ilustrasi guru mengaji.
REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menjelang Ramadhan 1447 Hijriyah menyalurkan sebanyak 1.600 paket sembako dan uang tunai kepada imam, khatib, bilal, hingga guru ngaji yang tersebar di seluruh wilayah tersebut.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah kota terhadap peran mereka yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Islami dan mendidik generasi muda di Kota Bengkulu.
"Bantuan ini sebagai bentuk perhatian dari Pemerintah Kota Bengkulu kepada mereka, dan kegiatan ini merupakan kegiatan rutinitas tahunan yang dilakukan oleh pemerintah kota," kata Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Kamis (12/2/2026).
Penyaluran bantuan tersebut merupakan tradisi tahunan yang terus dijaga konsistensinya dan diharapkan para penerima manfaat tetap semangat dalam menjalankan syiar agama.
Untuk itu, Dedy meminta seluruh pengurus masjid dan tenaga pendidik keagamaan terus semangat dalam mengabdikan diri di jalan Allah SWT.
Selain itu, dengan adanya penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima sekaligus menambah kekhusyukan dalam menjalankan ibadah pada bulan Ramadhan 2026.
Sebelumnya, pada 2025 Pemkot Bengkulu bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah menyalurkan bantuan paket sembako kepada 1.297 penerima manfaat yang terdiri atas imam, khatib, bilal, gharim, rubiah, dan guru ngaji di wilayah tersebut.
Bantuan paket sembako tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Pemkot Bengkulu kepada masyarakat.
Pemkot Bengkulu bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga memberikan santunan kepada 1.132 anak yatim piatu di wilayah tersebut pada Desember 2024.
Sebanyak 1.132 anak yatim piatu tersebut merupakan anak asuh dari pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
sumber : Antara

3 hours ago
4












































