Rekor! Adahi Bagikan 600 Juta Porsi Daging Dam Haji ke 25 Negara Islam

14 hours ago 12

loading...

Pemerintah Arab Saudi melalui program raksasa Adahi sukses mencatatkan rekor distribusi 600 juta porsi makanan kurban bagi 30 juta penduduk di 25 negara Islam.Foto/Media Center Haji

MAKKAH - Pemerintah Arab Saudi melalui program raksasa Adahi sukses mencatatkan rekor distribusi 600 juta porsi makanan kurban bagi 30 juta penduduk di 25 negara Islam. Kinerja monumental selama lebih dari 40 tahun beroperasi ini dipaparkan secara langsung kepada Tim Media Center Haji (MCH) Indonesia di Makkah, Senin, 1 Juni 2026.

Public Relations & Media Specialist Adahi, Talal Abdullah Al-Harbi, menerangkan bahwa mega-proyek ini awalnya dirancang khusus untuk membasmi praktik pemborosan daging saat musim haji. Manajemen hewan kurban, hadyu, dan dam kini sepenuhnya ditangani dengan standar industri termutakhir di bawah bendera Royal Commission for Makkah City and Holy Sites.

"Tujuan utama kami adalah memastikan tidak ada pemborosan daging kurban serta menjamin manfaatnya sampai kepada para penerima yang berhak di dalam maupun luar Arab Saudi," papar Talal Abdullah Al-Harbi menjelaskan visi utamanya.

Baca juga: Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya

Terobosan digital paling mutakhir diwujudkan pada tahun 1447 H ini melalui integrasi layanan penuh ke dalam platform pintar Kartu Nusuk.

Integrasi aplikasi digital tersebut dirancang secara khusus agar seluruh jemaah internasional dapat mengakses layanan kurban secara lebih mudah, aman, dan transparan. Kepercayaan jutaan jemaah ini kemudian dieksekusi di tujuh kompleks penyembelihan raksasa yang berdiri kokoh di atas lahan seluas satu juta meter persegi.

"Seluruh proses dirancang agar daging yang diterima masyarakat memiliki kualitas terbaik dan memenuhi seluruh persyaratan yang berlaku," tutur Talal memberikan jaminan mutu.

Lihat video: KEPULANGAN HAJI 2026! Jemaah Mulai Lakukan Persiapan Sambil Berburu Oleh-Oleh

Untuk menjamin kehalalan dan kualitas pangan, setiap hewan wajib melewati serangkaian pemeriksaan medis serta syariat yang sangat berlapis. Tim dokter hewan perwakilan pemerintah bahkan telah menyisir kondisi fisik hewan kurban secara teliti sejak satu hingga dua bulan sebelum musim haji bergulir.

Skala operasi raksasa ini terbukti dari rekor kecepatan penyembelihan yang mampu menembus angka 27 ribu ekor hanya dalam kurun satu jam pertama pasca-Salat Iduladha. Pada operasional musim haji tahun ini saja, mesin raksasa Adahi berhasil memproses 1,2 juta hewan kurban tuntas secara presisi dalam waktu 84 jam.

Kinerja luar biasa tersebut sepenuhnya ditopang oleh teknologi Kecerdasan Buatan (AI) untuk penghitungan dan pemantauan pergerakan dengan tingkat akurasi mendekati 100 persen. Pengawasan ketat di area jagal juga dibantu oleh sekitar 1.250 kamera pengawas tingkat tinggi yang aktif merekam setiap sudut fasilitas.

Guna menjaga kesegaran nutrisi jutaan porsi daging tersebut, Adahi mengoperasikan lebih dari 100 unit ruang pendingin berkapasitas penyimpanan 1,15 juta hewan kurban. Proses pengawetan instan mengandalkan teknologi es kering (dry ice) bersuhu minus 80 derajat Celsius yang sanggup membekukan paket daging dalam waktu kurang dari 30 menit.

Daging beku berkualitas premium ini lalu didistribusikan melalui kolaborasi erat bersama 700 lembaga amal lokal di penjuru Arab Saudi dan jaringan kemanusiaan lintas benua.

Sistem pengolahan limbah dan jeroan pasca-produksi pun dikelola secara apik menggunakan pendekatan ramah lingkungan untuk menihilkan potensi pencemaran. Upaya tanpa henti ini secara kokoh mengukuhkan posisi Adahi sebagai model pengelolaan kurban paling mutakhir dan berkelanjutan di peradaban modern.

(cip)

Read Entire Article
Politics | | | |