REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu mengeluarkan edaran khusus (SE) yang menginstruksikan agar seluruh masjid di wilayah tersebut dibuka 24 jam penuh selama bulan suci Ramadhan 14447 Hijriah. Hal ini dilakukan guna memfasilitasi umat Muslim dalam menjalankan berbagai amalan, mulai dari dakwah, taklim, zikir, hingga ibadah rutin lainnya.
“Surat edaran khusus tersebut dikeluarkan guna menciptakan suasana ibadah yang aman, harmonis, serta religius,” kata Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu, Jumat.
Melalui surat edaran tersebut, Dedy juga mengimbau agar para laki‑laki di Kota Bengkulu yang telah baligh dapat menjaga shalat berjamaah di masjid serta rutin mengamalkan zikir pagi dan petang. Selain itu, ia mendorong masyarakat Kota Bengkulu untuk memperdalam interaksi dengan kitab suci melalui program baca Alquran minimal satu juz per hari atau menghafalkannya, serta meningkatkan semangat bersedekah, baik berupa uang maupun makanan.
Pemerintah kota juga mengatur ketat jam operasional sektor usaha. Pemilik usaha kafe dan warung kopi tetap diperbolehkan melayani konsumen di siang hari, namun dengan syarat tegas: tidak menggelar usahanya secara terbuka atau harus menggunakan tirai atau penutup. Untuk jam operasional tempat hiburan malam, dibatasi secara ketat, hanya diperbolehkan buka mulai pukul 21.30 WIB dan wajib tutup pada pukul 24.00 WIB.
Dedy juga menginstruksikan kepada seluruh camat dan lurah di wilayah Kota Bengkulu untuk aktif menyosialisasikan aturan tersebut. Para pejabat wilayah diminta melakukan pengawasan langsung guna memastikan pelaksanaan surat edaran di lapangan berjalan tertib sesuai rencana menuju Bengkulu Religius dan Bahagia.
Di tempat lain, Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyiapkan bantuan peralatan ibadah untuk 15 masjid dalam rangka kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
“Kegiatan Safari Ramadhan tahun ini akan dilaksanakan di 15 kecamatan, masing‑masing satu masjid di setiap kecamatan, sekaligus menyerahkan bantuan,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Amri Kurniadi, saat dihubungi dari Bengkulu, Jumat.
Pemkab Mukomuko telah membentuk Tim Safari Ramadhan dan menetapkan jadwal pelaksanaan kegiatan yang berlangsung mulai 22 Februari hingga 1 Maret 2026. Tim juga telah menentukan masjid yang menjadi sasaran kegiatan Safari Ramadhan, yang akan diikuti Bupati Mukomuko, Wakil Bupati Mukomuko, Sekretaris Daerah Mukomuko, serta pejabat eselon II hingga IV dari organisasi perangkat daerah.
Amri mengatakan, jenis bantuan peralatan ibadah yang diberikan kepada masjid hampir sama dengan tahun sebelumnya, namun bentuk bantuannya disesuaikan dengan kebutuhan masing‑masing masjid. Dari 15 masjid yang menjadi sasaran, sebagian besar membutuhkan bantuan berupa pengeras suara aktif. Sementara itu, bantuan lain seperti karpet dan kipas angin disesuaikan dengan kondisi masjid, mengingat sebagian masjid telah dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC).
sumber : Antara

2 hours ago
5














































