PLN Perkuat Pendidikan Vokasi untuk Siapkan SDM Industri Kendaraan Listrik

4 hours ago 7

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) mendorong transformasi bengkel praktik SMK Dinamika Jakarta menjadi Teaching Factory Teknik Sepeda Motor yang mendukung pengembangan kompetensi kendaraan listrik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) mendorong transformasi bengkel praktik SMK Dinamika Jakarta menjadi Teaching Factory Teknik Sepeda Motor yang mendukung pengembangan kompetensi kendaraan listrik. Melalui program Upgrading Konversi Kendaraan Listrik, para siswa tidak hanya memperoleh fasilitas pembelajaran yang lebih modern, tetapi juga meningkatkan kompetensi hingga sebagian guru dan siswa dipercaya menjadi asesor sertifikasi konversi sepeda motor listrik.

Transformasi tersebut menjadi salah satu wujud kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan transisi energi serta perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

General Manager PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (PLN UIP2B Jamali) Munawwar Furqan mengatakan potensi generasi muda akan berkembang ketika didukung ekosistem yang tepat. Menurut dia, sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri menjadi salah satu kunci dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten untuk menghadapi tantangan masa depan.

"Melihat sekolah bisa terus bertumbuh dan mampu mencetak lulusan dengan kompetensi yang diakui tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi PLN untuk terus menghadirkan program-program yang memberi manfaat jangka panjang," ujar Munawwar dalam keterangan, Senin (10/8/2026).

Program tersebut dilaksanakan PLN UIP2B Jamali melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban DKI Jakarta dan Banten (UP2B Jakban) dengan memberikan bantuan peralatan praktik sekaligus membuka akses pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan industri kendaraan listrik.

Dampak program tersebut kini terlihat. Bengkel praktik yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai ruang pembelajaran telah berkembang menjadi Teaching Factory Teknik Sepeda Motor. Para siswa tidak lagi sekadar mempelajari teori konversi kendaraan listrik, tetapi juga mampu melakukan praktik sesuai standar industri, menghasilkan karya, serta membangun budaya kerja yang semakin profesional.

Perkembangan tersebut bahkan melampaui ekspektasi. Sejumlah guru dan siswa kini dipercaya menjadi bagian dari asesor sertifikasi konversi sepeda motor listrik di Kota Duri. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa dukungan melalui program TJSL tidak hanya meningkatkan kapasitas sekolah, tetapi juga melahirkan kompetensi yang diakui dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Read Entire Article
Politics | | | |