Pencarian Korban Berlanjut Meski Temuan Sudah Lebihi Daftar, Tim SAR Beri Penjelasan

1 day ago 5

Tim SAR Gabungan yang dipimpin Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana memberikan keterangan kepada awak media terkait hasil pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB pada Senin (2/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana memastikan proses pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat bakal berlanjut. Jumlah yang sudah dievakuasi hingga Senin (2/2/2026) diketahui sudah mencapai 83 bodypack atau melebihi daftar pencarian.

Operasi SAR gabungan untuk mencari korban akan dilakukan hingga Jumat (6/2/2026) atau berakhirnya masa tanggap darurat bencana longsor yang sudah ditetapkan Pemkab Bandung Barat. Pencarian akan dilakukan di seluruh sektor atau worksite yang sudah ditetapkan.

"Sudah disepakati bahwa operasi pencarian akan tetap dilanjutkan hingga masa tanggap darurat selesai," kata Ade Dian, Senin.

Pencarian lanjutan itu dilakukan karena diduga masih ada korban longsor yang belum ditemukan. Tim SAR gabungan sebelumnya hanya menerima 80 jiwa yang merupakan warga Desa Pasirlangu yang hilang saat kejadian longsor pads Sabtu (24/1/2026). Namun Tim SAR gabungan sudah menemukan 83 bodypack.

"Data yang 80 itu data penduduk. Secara akumulatif hingga sore ini sebanyak 83 bodypack. Jumlah ini sudah melebihi dari jumlah dalam daftar pencarian. Namun dari identifikasi DVI ada bodypack yang melebihi dari satu namun memiliki identitas tunggal," kata Ade Dian.

Dari total bodypack yang berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan itu, total yang sudah teridentifikasi sebanyak 61 jiwa. Dengan rincian, sebanyak 45 jiwa merupakan warga setempat yang masuk dalam daftar pencarian, dan 16 jiwa berada di luar daftar pencarian 80 orang yang diterima Tim SAR gabungan.

"Kemudian dua korban teridentifikasi namun tidak tercantum dalam daftar pencarian. Yaitu atas nama Keyla dan Albiansyah yang diduga merupakan tamu saat kejadian. Kemudian 14 sudah teridentifikasi namun namanya tidak tercantum dalam 80 daftar pencarian," jelas Ade Dian.

Read Entire Article
Politics | | | |