Menpora RI Erick Thohir (kiri) bersama Ketua KONI Pusat Marciano Norman.
REPUBLIKA.CO.ID,
JAKARTA — Erick Thohir bersama Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman mematangkan persiapan Pekan Olahraga Nasional 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. PON 2028 diproyeksikan bukan sekadar pesta olahraga nasional, tetapi juga batu loncatan menuju panggung dunia.
Dalam pertemuan yang digelar di Jakarta, Kamis (19/2/2026), Menpora menegaskan PON harus menjadi ajang pemersatu bangsa lewat kehadiran atlet dari seluruh penjuru Tanah Air. “Kami dari Kemenpora ingin memastikan PON 2028 menjadi ajang pemersatu bangsa lewat atlet-atlet yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia,” tulis Erick melalui akun media sosial resminya.
Ia menambahkan, PON juga mesti menjadi ruang pembuktian kualitas atlet nasional sebelum menembus level yang lebih tinggi seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.
Tak hanya aspek prestasi, PON 2028 diharapkan memberi dampak ekonomi bagi tuan rumah. Erick menyebut perputaran sektor pariwisata dan UMKM lokal di NTB dan NTT harus dioptimalkan agar pesta olahraga empat tahunan itu memberi warisan ekonomi yang nyata.
Sementara itu, Marciano Norman menekankan peningkatan kualitas penyelenggaraan, termasuk standar tertentu bagi atlet yang akan berlaga. Menurut dia, cabang olahraga yang dipertandingkan akan difokuskan pada nomor-nomor yang masuk dalam agenda Olimpiade, sehingga jumlahnya tidak sebanyak edisi sebelumnya.
“PON akan lebih terarah pada cabang-cabang yang menjadi prioritas Indonesia di level dunia,” ujar Marciano dalam kesempatan terpisah.
Meski begitu, KONI tetap mewadahi cabang olahraga non-PON melalui sejumlah ajang alternatif, seperti Indonesia Martial Art Games (IMAG), Indonesia Beach Games, Indonesia Indoor Games, serta Indonesia Youth Games. Ajang-ajang tersebut akan digelar bergilir di kabupaten/kota setiap dua tahun sebagai bagian dari terobosan pembinaan berkelanjutan.
Dengan arah baru yang lebih selektif dan berorientasi Olimpiade, PON 2028 diharapkan tak hanya meriah secara seremoni, tetapi juga tajam dalam melahirkan atlet berdaya saing global.
sumber : Antara

2 hours ago
4














































