Seorang petani membajak sawah menggunakan traktor dengan latar belakang bangunan vila di Desa Canggu, Badung, Bali, Rabu (4/2/2026). Badan Pusat Statistik Provinsi Bali mendata luas panen padi periode Januari hingga Desember 2025 mencapai sekitar 96.444 hektare atau mengalami penurunan sebesar 7.360 hektare atau 7,09 persen dibandingkan tahun 2024 yakni 103.804 hektare. (FOTO : ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)
Penurunan luas panen padi di Bali disebabkan alih fungsi lahan yang terjadi hampir setiap tahun. Data BPS Provinsi Bali, dari 2019 sampai 2024, penurunan lahan terjadi sekitar 6.000 hektare, atau rata-rata 1.000 hektare per tahun. (FOTO : ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)
REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG -- Seorang petani membajak sawah menggunakan traktor dengan latar belakang bangunan vila di Desa Canggu, Badung, Bali, Rabu (4/2/2026).
Badan Pusat Statistik Provinsi Bali mendata luas panen padi periode Januari hingga Desember 2025 mencapai sekitar 96.444 hektare atau mengalami penurunan sebesar 7.360 hektare atau 7,09 persen dibandingkan tahun 2024 yakni 103.804 hektare.
Penurunan luas panen padi di Bali disebabkan alih fungsi lahan yang terjadi hampir setiap tahun. Data BPS Provinsi Bali, dari 2019 sampai 2024, penurunan lahan terjadi sekitar 6.000 hektare, atau rata-rata 1.000 hektare per tahun.
Kondisi tersebut tidak terlepas dari orientasi pembangunan Bali yang menjadikan sektor pariwisata sebagai unggulan, sehingga tekanan terhadap lahan pertanian sulit dihindari.
sumber : Antara Foto

2 hours ago
1














































