Korlantas Cabut One Way Nasional Bertahap, Ini Jalur yang Dibuka

3 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, SUKOHARJO -- Korlantas Polri mencabut secara bertahap rekayasa lalu lintas one way nasional arus balik setelah evaluasi menunjukkan kondisi arus mulai landai. Kebijakan ini diambil usai pemantauan langsung di lapangan.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan pencabutan dilakukan untuk ruas KM 414 di Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 263 di Tol Pejagan. Jalur tersebut kembali dibuka normal dua arah menuju Jakarta setelah melalui tahapan sosialisasi dan sterilisasi di lapangan.

“Dan tadi pukul 10.00 WIB kami evaluasi dengan Dirgakkum, pejabat utama Korlantas Polri, dan Satgas Kamseltibcarlantas, kondisi arus lalu lintas mulai landai. Jadi cukup terkendali,” kata Agus di Pos Terpadu Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2026).

Ia menjelaskan, meski ruas KM 414 hingga KM 263 dibuka normal, rekayasa lalu lintas masih diterapkan secara terbatas. Agus menyebut langkah bertahap ini diperlukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di titik krusial, terutama di kawasan Cikampek. Arus dari Jawa Timur, Solo Raya, dan Yogyakarta menuju Jakarta dinilai sudah menunjukkan tren penurunan.

Berdasarkan data Korlantas, jumlah kendaraan yang melintas pada puncak arus balik tahun ini, Selasa (24/3/2026), mencapai 256.338 unit. Angka tersebut meningkat 14,8 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar 223.163 kendaraan.

Agus mengungkapkan hingga saat ini sekitar 58 persen kendaraan telah kembali ke Jakarta. Jumlah itu setara dengan 1.958.000 kendaraan, dengan sisa sekitar 1,4 juta kendaraan yang masih bergerak hingga akhir periode arus balik.

“Kalau kita melihat sampai saat ini itu sudah hampir 58 persen, jadi sudah 1.958.000, dan sisa 1,4 juta kendaraan,” tutur jenderal bintang dua ini.

Agus menambahkan, pengelolaan arus lalu lintas dilakukan berdasarkan kondisi riil di lapangan, bukan sekadar prediksi. Pendekatan ini ditempuh melalui pemantauan volume kendaraan dan traffic counting di sejumlah titik.

Korlantas juga masih memberlakukan contraflow di ruas Cikampek arah Jakarta untuk menjaga kelancaran distribusi kendaraan. Tol fungsional Japek II turut dioptimalkan untuk mengurai pergerakan dari arah Jawa Barat.

“Jadi kami tidak melihat prediksi, melainkan melihat flow, traffic counting, dan volume kendaraan yang menuju ke Jakarta,” kata Agus.

Korlantas memastikan seluruh rekayasa lalu lintas akan terus disesuaikan dengan dinamika di lapangan. Pengelolaan bertahap diharapkan menjaga kelancaran hingga akhir Operasi Ketupat.

Read Entire Article
Politics | | | |