REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sepak bola Inggris berduka. Legenda lapangan hijau mereka, Kevin Keegan, meninggal dunia pada usia 75 tahun setelah berjuang melawan kanker stadium empat. Kabar duka tersebut disampaikan pihak keluarga, Senin (20/7/2026), dikutip dari ESPN.
Keegan mengembuskan napas terakhir didampingi istri dan kedua putrinya. Keluarga mengungkapkan mantan pemain dan pelatih timnas Inggris itu berpulang setelah menjalani perjuangan panjang melawan penyakit yang dideritanya.
"Dengan kesedihan yang mendalam kami mengumumkan bahwa Kevin Keegan telah meninggal dunia pada usia 75 tahun," demikian pernyataan keluarga Keegan.
Keluarga menyebut Keegan bukan hanya sosok besar dalam dunia sepak bola, melainkan juga suami, ayah, dan kakek yang sangat dicintai. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada tim medis yang mendampingi Keegan selama menjalani perawatan.
Keegan mengumumkan dirinya mengidap kanker pada Januari lalu. Kondisinya kemudian memburuk setelah pada Juni keluarga mengungkapkan penyakit tersebut telah berkembang menjadi kanker stadium empat.
Semasa menjadi pemain, Keegan merupakan salah satu pesepak bola terbaik Inggris. Bersama Liverpool pada era 1970-an, ia mempersembahkan tiga gelar Divisi Pertama Inggris, satu Piala Eropa, satu Piala FA, dan dua Piala UEFA.
Kariernya kemudian berlanjut di Hamburg, Jerman. Di klub tersebut, Keegan mencapai puncak prestasi individu dengan meraih Ballon d'Or secara beruntun pada 1978 dan 1979. Ia juga menerima penghargaan Officer of the Order of the British Empire (OBE) pada 1982 atas jasanya bagi sepak bola Inggris.
Di level internasional, Keegan tampil dalam 63 pertandingan bersama timnas Inggris dengan mencetak 21 gol. Ia juga pernah dipercaya menjadi kapten The Three Lions sebelum kembali menangani tim nasional Inggris sebagai pelatih pada periode 1999 hingga 2000.
Karier kepelatihannya juga meninggalkan jejak penting. Keegan sukses membawa Newcastle United promosi ke kasta tertinggi sepak bola Inggris dan menjadikan klub tersebut penantang serius gelar Liga Primer Inggris pada musim 1995/1996, meski akhirnya kalah bersaing dengan Manchester United.
Selain Newcastle, Keegan juga pernah menangani Fulham dan Manchester City.
Newcastle United menjadi salah satu klub pertama yang menyampaikan belasungkawa. Dalam pernyataannya, klub menyebut Keegan sebagai salah satu sosok paling ikonik dan berpengaruh dalam sejarah The Magpies.
"Kami sangat berduka atas meninggalnya Kevin Keegan, salah satu tokoh paling ikonik, berpengaruh, dan sangat dicintai dalam sejarah klub kami," tulis Newcastle.
Klub berjuluk The Magpies itu juga memastikan akan memberikan penghormatan khusus untuk mengenang jasa Keegan.
"Hari ini kami berduka atas kehilangan salah satu sosok terbesar dalam sejarah klub. Pada waktu yang tepat, kami akan mempertimbangkan cara terbaik untuk memberikan penghormatan yang layak bagi kehidupan dan warisan Kevin yang luar biasa. Beristirahatlah dengan tenang, Raja Kev," demikian pernyataan Newcastle.

8 hours ago
20
















































