Mantan wakil kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2025).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) akan mendalami semua informasi dari tersangka Sony Sonjaya terkait 41 nama yang disebut-sebut turut terlibat dalam skandal dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tim Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) pun akan mendalami klaster baru korupsi pengadaan CCTV dan perekam sidik jari pada Badan Gizi Nasional (BGN) yang disampaikan Sony saat diperiksa sebagai tersangka, Kamis (18/6/2026).
Direktur Penyidikan Jampidsus Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan, saat diperiksa oleh penyidik kemarin, Sony memang membeberkan 41 nama yang disinyalir ikut dalam bisnis jual beli titik pembangunan Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Puluhan nama-nama tersebut kata Syarief, pun sudah di tangan tim penyidik untuk penyidikan lebih lanjut. “Memang kalau disebutkan ada 41 (nama-nama). Kurang lebih yang disampaikan, sekitar jumlahnya segitu,” kata Syarief, Jumat (19/6/2026).
Syarief tak mau membeberkan satu pun nama yang sudah disebutkan Sony dalam pemeriksaan kemarin. Akan tetapi, Syarief mengatakan tim penyidiknya akan menjadikan nama-nama tersebut sementara ini sebagai salah satu panduan dalam mengusut keterlibatan banyak pihak terkait korupsi MBG pada BGN ini.
“Kami sangat menghargai saudara SS (Sony) yang berinisiatif menyampaikan informasi-informasi terhadap perkara ini,” ujar Syarief. Karena nama-nama yang diungkap tersebut, merupakan bagian dari proposal justice collaborator (JC) yang diajukan Sony kepada penyidik.
Meskipun begitu, kata Syarief, tim penyidikan belum mengambil kesimpulan apakah menerima pengajuan JC tersebut. Karena kata Syarief, terhadap semua informasi yang disampaikan Sony juga harus mengacu pada barang-barang bukti.
“Di situ memang saat ini sudah kami pelajari. Apakah keterangan saudara SS itu terkonfirmasi dengan alat-alat bukti lainnya. Itu sedang kami pelajari saat ini,” ujar Syarief.

1 hour ago
4










































