REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Menjelang pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027, anggota Komisi I DPRD Jawa Barat (Jabar) dari Fraksi PKB, Sidkon Djampi menegaskan pentingnya keberpihakan pemerintah daerah (pemda) terhadap penguatan pesantren melalui dukungan anggaran yang memadai.
Menurut Sidkon, pesantren memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) dan tidak hanya melalui pendidikan keagamaan, juga pembentukan karakter, akhlak, dan nilai-nilai kebangsaan.
Karena itu, keberadaan pesantren perlu terus diperkuat melalui kebijakan berkelanjutan.
"Pesantren telah menjadi bagian penting dari sistem pendidikan di Jabar. Dukungan pemerintah harus terus diperkuat agar pesantren mampu meningkatkan kualitas pendidikan, sarana prasarana, serta pemberdayaan para santri," ujar Sidkon kepada Republika, Selasa (14/7/2026).
Ia menilai, pembahasan KUA-PPAS 2027 menjadi momentum untuk memastikan program-program terkait pengembangan pesantren tetap menjadi prioritas dalam penyusunan APBD. Menurutnya, anggaran yang dialokasikan harus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu lembaga pendidikan keagamaan tersebut.
Sidkon mengatakan, perhatian terhadap pesantren juga sejalan dengan komitmen Pemprov Jabar dalam memperkuat pembangunan SDM yang berkarakter dan berdaya saing. Karena itu, sinergi pemda, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus dijaga.
"Penguatan pesantren bukan hanya soal pembangunan fisik, juga peningkatan kualitas pendidikan, kompetensi tenaga pendidik, serta pemberdayaan ekonomi pesantren agar semakin mandiri," katanya menegaskan.
Ia berharap proses pembahasan KUA-PPAS 2027 menghasilkan kebijakan anggaran yang berpihak pada sektor pendidikan termasuk pesantren sehingga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Jabar.
"Harapannya, seluruh program yang berjalan baik terus dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya. Pesantren harus menjadi salah satu pilar utama dalam membangun generasi religius, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan," kata Sidkon.

3 hours ago
9










































