BKKBN Maluku Galakkan Gerakan Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

2 hours ago 6

BKKBN Maluku galakkan gerakan ayah mengantar anak ke sekolah..

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON, – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku menggalakkan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) secara serentak di 11 kabupaten/kota. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak sejak dini.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Edi Setiawan, di Ambon, Senin (13/7), menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan implementasi program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Program ini dirancang untuk memperkuat peran ayah di lingkungan keluarga.

"Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah bukan sekadar mengantar anak ke sekolah, tetapi menjadi simbol kehadiran ayah dalam tumbuh kembang anak," kata Edi. Ia menekankan bahwa kehadiran ayah memberikan rasa aman, dukungan emosional, serta membangun kepercayaan diri anak saat memulai tahun ajaran baru.

Bagian dari Gerakan Ayah Teladan Indonesia

Menurut Edi, GAMAS merupakan bagian dari Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Tujuan utamanya adalah meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak sekaligus mengurangi fenomena fatherless atau minimnya peran ayah dalam kehidupan anak.

Ia mengungkapkan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah dalam pengasuhan berdampak positif terhadap perkembangan sosial, emosional, dan prestasi akademik anak. Oleh karena itu, momentum hari pertama sekolah dimanfaatkan untuk membangun kedekatan emosional antara ayah dan anak.

Pelaksanaan GAMAS di Maluku melibatkan balai penyuluhan dan penyuluh keluarga berencana di 11 kabupaten/kota. Dalam kegiatan tersebut, para ayah mendampingi anak ke sekolah, berinteraksi dengan guru, serta memberikan motivasi pada hari pertama pembelajaran tahun ajaran baru.

"GAMAS diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mengingatkan bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama ayah dan ibu," ujar Edi. Ia menambahkan, keterlibatan ayah hari ini adalah investasi bagi lahirnya generasi Indonesia yang sehat, percaya diri, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |