Independensi Hakim Kunci Jaga Demokrasi, Pesan Jimly Ashhiddiqie di HUT ke-70

11 hours ago 12

Jimly: Independensi kehakiman penting untuk demokrasi hukum Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Prof. Jimly Ashhiddiqie, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) pertama, mengingatkan pentingnya independensi hakim untuk menjaga demokrasi hukum Indonesia. Pesan ini disampaikan pada peluncuran buku "Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman" di Jakarta, bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-70.

Jimly, yang seharusnya dirawat di rumah sakit karena masalah jantung, tetap hadir untuk menekankan bahwa independensi peradilan adalah kunci menghadapi dinamika politik saat ini. "Kebenaran hanya diputuskan di antara mayoritas keadilan. Siapa yang banyak dia yang menentukan," ujarnya.

Pakar hukum tata negara ini menjelaskan bahwa peradilan sebagai pilar ketiga kekuasaan harus merawat independensinya, dan ini harus diwariskan kepada generasi berikutnya. Sistem masa jabatan hakim MK yang diubah menjadi batas usia 70 tahun adalah salah satu solusi untuk menjaga independensi peradilan.

Lebih lanjut, Jimly mengoreksi pemahaman tentang pemilihan sembilan hakim MK yang dibagi dari usulan presiden, DPR, dan MA. "Ini dipilih oleh, bukan dipilih dari," tegasnya, menekankan bahwa pemilihan ini bukan mencerminkan perwakilan dari instansi pengusul tersebut.

Jimly juga menyoroti pentingnya para hakim MK yang dipilih oleh MA, DPR, dan presiden memberikan ucapan terima kasih cukup sekali kepada pihak-pihak yang mengusulkan, tanpa berlarut-larut yang bisa mempengaruhi independensi mereka.

Meskipun kesehatannya menurun, Jimly merasa berdosa jika tidak hadir di acara MK. Dengan didampingi tim dokter dan keluarga, ia tiba di Aula Gedung MK meski terlambat 1,5 jam. Setelah berbicara selama 18 menit, Jimly harus duduk karena merasa tidak kuat.

Jimly mengungkapkan bahwa ada masalah pada ring jantungnya yang sudah dipasang enam cincin dan meminta doa dari masyarakat untuk kesembuhannya. Meski sakit, ia merasa wajib menyampaikan pesan penting ini di hari ulang tahunnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |