REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK), memimpin langsung aksi kerja bakti massal bertajuk “Jaga Jakarta Bersih” yang digelar serentak di seluruh wilayah DKI Jakarta pada Ahad (8/2/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI kepada seluruh kepala daerah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan demi pembangunan berkelanjutan.
Turun langsung di Pintu Air Cipinang Melayu, Jakarta Timur, JK menegaskan jaga kebersihan Jakarta tanggung jawab moral setiap warga. Ia mengingatkan bahwa upaya membantu pemerintah dalam menjaga lingkungan pada akhirnya akan memberikan dampak positif bagi masyarakat itu sendiri.
“Kita adalah warga Jakarta, jadi kita harus bertanggung jawab atas kota kita sendiri. Yang mengotori Jakarta adalah kita, maka yang harus membersihkannya juga kita. Membantu Gubernur sejatinya adalah membantu diri sendiri,” tegas JK di sela-sela aksi pembersihan.
Dukungan Penuh Relawan PMI
Aksi sosial ini melibatkan sedikitnya 120 relawan PMI dari seluruh wilayah DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu. Peran PMI tidak hanya terbatas pada proses pembersihan fisik, tetapi juga mencakup promosi kesehatan lingkungan serta edukasi mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat.
Kegiatan yang dimulai serentak pukul 08.00 WIB ini menyasar lokasi-lokasi strategis, mulai dari sungai, saluran air, waduk, hingga kawasan permukiman padat penduduk. Fokus utama adalah memastikan aliran air lancar guna mencegah bencana banjir yang kerap melumpuhkan aktivitas ekonomi warga.
“Jika banjir terjadi, yang paling terdampak adalah rakyat kecil. Kerugiannya sangat besar; toko dan warung tutup, kendaraan terhambat, dan usaha terganggu. Itulah mengapa membersihkan selokan di depan rumah dan kantor sangatlah krusial,” tambah JK.
Sinergi Logistik dan Harapan Ke Depan
Untuk mendukung kelancaran kerja bakti massal ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan dukungan logistik yang masif, antara lain:
5.000 cangkul dan 5.000 sekop.
1.000 gerobak sorong.
3.000 karung sampah.
Seluruh peralatan tersebut didistribusikan secara merata ke setiap kota administrasi di Jakarta guna memastikan cakupan pembersihan yang maksimal. Melalui kolaborasi antarlembaga ini, Jusuf Kalla berharap aksi "Jaga Jakarta Bersih" dapat menjadi momentum bagi warga untuk lebih mencintai lingkungannya, sehingga terwujud Jakarta yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.
sumber : Antara

2 hours ago
2















































