Gandeng PLN, Pemprov Jakarta Tingkatkan Cakupan Daya Listrik di Kepulauan Seribu

1 hour ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menandatangani perjanjian kerja sama dengan PLN untuk meningkatkan cakupan daya listrik di Kepulauan Seribu, Jumat (6/2/2026). Cakupan daya listrik yang andal dinilai akan memperkuat posisi Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata unggulan di Jakarta.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jakarta, Uus Kuswanto, mengatakan kerja sama itu dilakukan agar warga di Kepulauan Seribu mendapatkan layanan PLN yang lebih baik. Dengan begitu, kebutuhan masyarakat di Kepulauan Seribu dapat terpenuhi secara optimal.

“Ke depan, Kepulauan Seribu akan menjadi pusat wisata. Sebagai kota global, tentu berbagai fasilitas yang ada harus kami tingkatkan,” kata dia di Balai Kota Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Karena itu, Pemprov Jakarta menggandeng PLN untuk mengembangkan kelistrikan di Kepulauan Seribu. Harapannya, perekonomian di Kepulauan Seribu dapat terdongkrak dengan cakupan daya listrik yang andal.

“Maka itu, salah satunya adalah PLN sebagai sumber energi. Ini menjadi salah satu kesempatan yang baik bagi Pemprov Jakarta untuk mengembangkan kebutuhan listrik di Kepulauan Seribu,” kata dia.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch Andy Adchaminoerdin, mengatakan kerja sama tersebut tidak hanya dilakukan untuk pengembangan kelistrikan. Lebih dari itu, kerja sama itu juga mencakup pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur kelistrikan di Kepulauan Seribu.

“Karena memang ada sebagian besar asetnya milik pemerintah daerah DKI Jakarta. Oleh karena itu, kerja sama ini sebetulnya sudah pernah terjadi sebelumnya, namun kali ini merupakan pembaruan dan penambahan beberapa item yang akan dikembangkan,” kata dia.

Andy memahami bahwa Kepulauan Seribu diproyeksikan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Jakarta. Wilayah itu juga memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Karena itu, kebutuhan listrik di Kepulauan Seribu dinilai menjadi salah satu faktor utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Jadi dengan adanya listrik yang andal, masyarakat di sana akan mengalami pertumbuhan dari sisi perekonomian, pendidikan, dan informasi, sehingga tidak tertinggal dari perkembangan di Jakarta maupun nasional,” kata dia.

Ia menjelaskan, pengembangan tersebut akan lebih difokuskan pada peningkatan cakupan daya listrik di Kepulauan Seribu. Pasalnya, saat ini tidak ada lagi permasalahan daya listrik di wilayah Jakarta.

“Kalau dari sisi daya, sistem Jakarta Raya masih memiliki surplus daya sebesar 41 persen. Namun, kondisi saat ini disebabkan kapasitas kabel yang menuju Kepulauan Seribu masih terbatas, sehingga perlu dilakukan pembesaran kabel agar cakupan daya listrik menjadi lebih kuat,” kata dia.

Read Entire Article
Politics | | | |