Doa dan Sholawat Iringi Pemakaman Massal Korban Longsor Cisarua yang Belum Teridentifikasi

12 hours ago 8

Sebanyak 10 jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat dimakamkan secara massal pada Jumat (27/2/2026). Korban yang dimakamkan di satu liang lahat itu belum teridenifitkasi identitasnya.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Sebanyak 10 jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat dimakamkan secara massal pada Jumat (27/2/2026). Korban yang dimakamkan di satu liang lahat itu belum teridentifikasi identitasnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, rombongan ambulans yang membawa 10 peti berisi jenazah korban longsor itu tiba di TPU Tanah Mati, Kampung Barunyatuh, Desa Pasirlangu sekitar pukul 12.57 WIB. Jenazah itu kemudian disholatkan terlebih dulu sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam liang lahat. Lantunan doa dan sholawat mengiringi prosesi pemakaman.

"Tadi pagi kami menerima penyerahan 10 jenazah dari Rumah Sakit Sartika Asih dengan Pak Wakil Bupati yang melakukan serah terima sekitar jam 10 pagi. Lanjut ke sini, setelah salat Jumat baru pemakaman," kata Sekretaris Daerah KBB, Ade Zakir di lokasi.

Dia mengatakan, 10 jenazah korban longsor ini belum teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) sehingga dimakamkan secara massal dalam satu liang lahat. Batu nisannya pun hanya mencantumkan kode bertuliskan Post Mortem (PM) dan nomor urut.

"Intinya yang 10 ini belum teridentifikasi sehingga diputuskan untuk dimakamkan di sini. Belum ada kepastian apakah ini warga atau bukan. Sehingga kita siapkan batu nisan, post mortem nomor sekian," ujar dia.

Dirinya melanjutkan, dalam peristiwa longsor yang terjadi pada 24 Januari 2026 itu ada 80 warga Desa Pasirlangu yang dilaporkan hilang kepada Tim SAR gabungan. Setelah dilakukan pencarian selama tiga pekan hingga proses pemeriksaan oleh Tim DVI, jumlah korban yang teridentifikasi masuk daftar pencarian baru 64 orang.

"Berdasarkan data terakhir pencarian, 14 hari tanggap darurat plus 7 hari tambahan pencarian mandiri oleh Basarnas 64 jenazah sudah teridentifikasi," kata Ade Zakir.

Read Entire Article
Politics | | | |