BMKG Ingatkan Pemudik Waspadai Gelombang Laut Hingga 4 Meter

3 hours ago 3

Foto udara wisatawan bermain bola di Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (31/12/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menghimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia sepanjang 23 Maret – 26 Maret 2026. Sebagian masyarakat Indonesia beraktivitas mudik dalam periode itu. 

BMKG menyebut pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Utara hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 – 25 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 – 30 knot. 

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia selatan NTT," tulis BMKG dalam keterangannya pada Senin (23/3/2026). 

BMKG menjelaskan kondisi tersebut mengakibatkan gelombang setinggi 1.25–2.5 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai. Kemudian, Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan NTB.

Selanjutnya, di Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya, Samudra Pasifik utara Papua, Laut Arafuru bagian barat, Laut Arafuru bagian tengah, Laut Arafuru bagian timur, serta Samudra Pasifik utara Maluku. "Sedangkan gelombang setinggi 2.5–4.0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia selatan NTT," tulis BMKG. 

BMKG mengungkapkan potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), dan Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m).

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," tulis BMKG. 

Read Entire Article
Politics | | | |