ASEAN Sepakati Penyelesaian Perundingan DEFA, Target Teken November 2026

14 hours ago 14

ASEAN targetkan perjanjian ekonomi digital DEFA diteken November 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa negara-negara anggota ASEAN telah menyepakati penyelesaian perundingan ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) dalam pertemuan the ASEAN Economic Community (AEC) Council ke-27 di Cebu, Filipina. Perjanjian ini dijadwalkan untuk ditandatangani pada November 2026.

Airlangga menyatakan bahwa seluruh negara ASEAN berkomitmen menyelesaikan semua substansi perundingan pada putaran final di Mei 2026, berdasarkan kesepakatan di Cebu. "Target tegas kita, penandatanganan perjanjian DEFA harus dapat dilaksanakan pada bulan November tahun ini (KTT ASEAN), setelah melalui proses legal scrubbing dan konsultasi domestik di masing-masing negara," ujarnya di Jakarta, Kamis.

Pentingnya DEFA didorong oleh perkembangan ekonomi digital yang dinamis, yang harus ditanggapi dengan bijaksana oleh ASEAN. Meskipun teks DEFA belum sempurna, ASEAN berencana untuk menyelesaikannya sambil melakukan review berkala, sesuai dengan dinamika ekonomi digital.

Setelah penandatanganan, ratifikasi oleh negara anggota ditargetkan selesai dalam 180 hari. Ini mencerminkan urgensi dan komitmen kolektif untuk segera merealisasikan manfaat DEFA bagi kawasan.

Bagi Indonesia, DEFA sejalan dengan pelaksanaan Strategi Nasional Ekonomi Digital 2030 dan mendukung aksesi OECD, yang mencakup penguatan infrastruktur digital, pengembangan SDM digital, transformasi UMKM, serta penguatan regulasi keamanan siber. Melalui DEFA, Indonesia dapat memperkuat kebijakan berdasarkan praktik internasional, menarik investasi di sektor teknologi tinggi, memperkuat kedaulatan data nasional, dan membangun ekosistem digital yang inklusif serta berdaya saing, termasuk bagi UMKM.

Langkah Besar ASEAN

ASEAN mengambil langkah besar melalui inisiatif DEFA yang diinisiasi saat Keketuaan Indonesia tahun 2023. DEFA diharapkan menjadi penggerak utama integrasi ekonomi digital ASEAN sekaligus memperkuat posisi kawasan sebagai pusat digital dunia. Studi BCG menyebutkan, kesepakatan DEFA yang komprehensif dapat meningkatkan nilai ekonomi digital ASEAN dari 1 triliun dolar AS menjadi 2 triliun dolar AS pada 2030.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |