PT Waskita Beton Precast Tbk dipercaya menjadi pemasok produk beton pracetak untuk Proyek Tangguh Ubadari, Carbon Capture, Utilization & Storage (CCUS), dan Compression (UCC) di Papua Barat yang dikelola oleh British Petroleum.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Waskita Beton Precast Tbk dipercaya menjadi pemasok produk beton pracetak untuk Proyek Tangguh Ubadari, Carbon Capture, Utilization & Storage (CCUS), dan Compression (UCC) di Papua Barat yang dikelola oleh British Petroleum. Keterlibatan ini menegaskan peran WSBP dalam mendukung proyek energi berskala besar dan strategis nasional, sekaligus memperkuat portofolio perseroan dalam penyediaan produk beton pracetak untuk proyek industri di kawasan timur Indonesia.
Proyek UCC Tangguh merupakan pengembangan fasilitas gas alam terintegrasi yang berperan penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional. Proyek ini juga dirancang dengan pendekatan yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan teknologi pengelolaan emisi, sehingga sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan di sektor energi.
Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP Fandy Dewanto menyampaikan bahwa keterlibatan WSBP dalam proyek ini merupakan bentuk kepercayaan terhadap kapabilitas perusahaan dalam mendukung proyek energi berskala besar. Menurutnya, partisipasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa produk beton pracetak WSBP mampu memenuhi kebutuhan proyek strategis dengan standar mutu dan keandalan yang tinggi.
“Keterlibatan WSBP dalam Proyek UCC Tangguh merupakan sebuah kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk turut berkontribusi dalam proyek energi berskala besar di Indonesia. Partisipasi ini menjadi bukti bahwa produk beton precast WSBP mampu memenuhi kebutuhan proyek strategis dengan standar mutu dan keandalan yang tinggi,” ujar Fandy.
Dalam proyek ini, WSBP menyuplai sebanyak 11.089 batang spun pile yang digunakan sebagai elemen pondasi pada pembangunan fasilitas utama dan infrastruktur pendukung proyek. Produk spun pile dipilih karena memiliki daya dukung tinggi, mutu beton yang konsisten, serta ketahanan jangka panjang, sehingga sesuai untuk kebutuhan proyek industri dengan kondisi tanah yang menantang.
Keikutsertaan WSBP juga mencerminkan pengalaman dan kapabilitas perseroan dalam mendukung berbagai proyek infrastruktur dan industri berskala besar di Indonesia. Dengan dukungan fasilitas produksi yang tersebar di berbagai wilayah serta sistem pengendalian mutu yang terstandar, seluruh spun pile untuk Proyek Tangguh UCC diproduksi dan dikirim dari Precast Plant WSBP Karawang dan Prambon dengan tetap mengedepankan standar kualitas tinggi.
Fandy menambahkan, proses produksi spun pile saat ini masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada Mei 2026 sebelum memasuki tahap pengiriman. Perseroan berkomitmen menjaga kualitas produk, keselamatan kerja, serta ketepatan waktu suplai sebagai bagian dari kontribusi WSBP dalam rantai pembangunan infrastruktur energi nasional yang berkelanjutan.
“Produksi spun pile saat ini masih berjalan dan ditargetkan selesai pada Mei 2026 sebelum memasuki tahap pengiriman. WSBP berkomitmen untuk menjaga kualitas produk, keselamatan kerja, serta ketepatan waktu suplai,” tambahnya.

3 hours ago
3















































